Kamis, 7 Mei 2026

VIRUS CORONA DI ITALIA

Dampak Italia Lockdown, Kanal Venesia Tampak Jernih, Ubur-ubur Berenang Bebas Jadi Sorotan

Di tengah kebijakan Italia lockdown, ubur-ubur yang bermain di kanal Venesia jadi sorotan masyarakat. Kanal tersebut terlihat jernih, polusi menurun?

Tayang:

TRIBUNBATAM.id, VENESIA - Italia merupakan salah satu negara yang memberlakukan lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Di tengah kebijakan Italia lockdown, ubur-ubur yang bermain di kanal Venesia menjadi sorotan masyarakat.

Kanal Venesia itu tampak lebih jernih sehingga jelas terlihat ubur-ubur yang berenang.

Ubur-ubur yang berenang tersebut, dengan tenang berada di dekat permukaan kanal Venesia.

Hal ini tentu saja menjadi pemandangan langka.

Kejadian tersebut terlihat di kanal dekat St Mark's Square, tempat wisata yang sering ramai pengunjung.

Mayoritas Anak-anak Sembuh dari Covid-19 dalam 2 Minggu, Ini Kata Peneliti Italia

Tapi saat ini Italia masih dalam masa lockdown dan memungkinkan orang-orang tak berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Ahli Biologi, Andrew Mangoni sempat mengambil rekaman video pemandangan menakjubkan itu.

Ubur-ubur cantik itu berenang di permukaan secara perlahan.

Tanpa khawatir dengan gangguan wisatawan, ubur-ubur itu bergerak secara perlahan menyusuri kanal yang transparan.

Diwartakan dalam CNN pada Kamis (23/4/2020), rupanya kanal buatan itu sebelumnya telah dibersihkan.

Tak heran jika airnya menjadi begitu jernih transparan hingga kehidupan akuatik terlihat dari permukaan.

"Saya bisa merekam video ubur-ubur itu, (tempatnya) sangat dekat dengan San Marco Square. Dia berenang hanya beberapa inci dari permukaan air," kata Mangoni.

Otoritas setempat mengatakan jika kanal itu menjadi jernih bukan berarti tingkat polusinya menurun.

Kanal tersebut menjadi jernih karena berkurangnya kapal yang berlayar di kanal itu sehingga sedimennya tidak tercampur.

Lihat videonya disini:

Seorang Pria Italia Nekat Berjemur di Pantai, Didatangi Polisi hingga Dikenakan Denda

Seorang pria di Italia tampak melanggar aturan lockdown akibat virus Corona atau Covid-19.

Pria yang berjemur di pantai Italia tersebut, didatangi langsung oleh polisi di Rimini dan dikenakan denda.

Momen ini diabadikan melalui sebuah video dan di unggah lewat sosial media.

Nampak seorang polisi Rimini menerbangkan drone untuk mengawasi pantai selama karantina wilayah.

Dilansir Daily Mail Selasa (21/4/2020), saat melakukan pengawasan itu, drone merekam seorang pria berjemur di pantai sambil bertelanjang dada.

Tayangan kemudian memperlihatkan bagaimana dua polisi menaiki kendaraan ATP mendatangi si pria yang begitu menikmati sinar matahari.

Begitu melihat ada dua penegak hukum mendatanginya, si lelaki nampak terperanjat, dan kemudian duduk di mana akhirnya dia didenda.

Dirilis oleh bagian relasi publik, kepolisian ingin memperlihatkan mereka bisa mencakup area luas dalam menerapkan lockdown di tengah virus Corona.

Namun, foto dan video itu malah dikritisi oleh netizen di media sosial, yang menyatakan aparat berwenang sudah bertindak kelewatan.

Dalam komentar yang dilayangkan, warganet menuding aparat bertindak terlalu jauh, dengan pria itu sebenarnya sudah melakukan pembatasan sosial.

"Ini tidak diperlukan," ujar salah satu pengguna dunia maya. "Kalian diktator," timpal warganet lain setelah melihat video itu.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Italia, sebanyak 17,500 orang mendapat hukuman pada akhir pekan karena melanggar pembatasan sosial.

Pada Minggu saja (19/4/2020), 8.641 dihukum karena bepergian secara ilegal, 74 karena mengarang alasan, dan sembilan karena melanggar karantina.

Perdana Menteri Giuseppe Conte menyatakan, Negeri "Pizza" akan membuka perekonomian pada 4 Mei, tetapi tidak semua aturan karantina wilayah bakal dicabut.

Negara itu menerapkan karantina massal pertama di Eropa pada 9 Maret ketika Covid-19 mulai menjangkiti, di mana sejumlah kawasan ada yang sudah berinisiatif dahulu.

Dalam keterangannya di Facebook, Conte menerangkan dia ingin mengatakan kepada rakyatnya bahwa dia akan membuka negara secepatnya.

"Tetapi, keputusan itu sangat tak bijaksana. Karena penyebarannya bakal melonjak dan tak tertangani, sehingga merusak pencapaian kami,"kata dia.

Conte menerangkan pada akhir pekan, pihaknya akan mengumumkan langkah-langkah apa yang diambil untuk melonggarkan aturan dan membuka lagi ekonomi.

Tapi, dia menekankan bahwa upaya melonggarkan lockdown tersebut harus bergantung kepada kemampuan daerah dalam menangani virus.

"Kami harus mempertimbangkannya berdasarkan semua data dan detil. Kebijakan serius, ilmiah, masuk akal, yang akan terjadi pada 4 Mei," jelasnya.

(*)

Jumlah Infeksi Covid-19 di Italia Menurun, Bisnis Mulai Buka Lagi, Angka Kematian Masih Tinggi

Mantan Pemain Juventus Ini Sebut Pemain Bek Indonesia Berpeluang Setangguh Bek Italia, Ini Kuncinya

Eks Pemain Juventus Ini Beberkan Perbedaan Sepak Bola Indonesia, Italia dan Spanyol

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Imbas Lockdown di Italia, Ubur-ubur Terlihat Berenang Bebas di Kanal Venesia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved