VIRUS CORONA

AWAS! Infeksi Wabah Corona Global Tembus 3 Juta, Presiden Indonesia: Ayo Transparansi Data

Padahal tanggal 10 Januari 2020 lalu, atamasih 41 kasus pertama dikonfirmasikan di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Instagram @sekretariat.kabinet
Presiden Jokowi 

 Sementara itu, 1.151 orang lainnya dinyatakan telah negatif virus corona atau pulih. 

Sejauh ini, kasus positif Covid-19 tertinggi tercatat terjadi di DKI Jakarta, disusul oleh Jawa Barat dan Jawa Timur. Berikut rincian data kasus corona virus yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia hingga Senin (27/4/2020).

Kalahkan Kasus Influenza Musiman

Tembusnya angka psikologis ketiga ini, terjadi ketika banyak negara mengambil langkah-langkah untuk memudahkan langkah-langkah lock down, delapan minggu terakhir.

Dengan 3 juta infeksi yang dikonfirmasi dalam waktu kurang dari empat bulan sebanding jumlahnya dengan sekitar 3 hingga 5 juta kasus penyakit parah yang disebabkan oleh influenza musiman di seluruh dunia setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Rata-rata 82.000 kasus telah dilaporkan per hari dalam seminggu terakhir. 

Kematian rata-rata ini, bahkan hampir dua kali lipat dari angka kematian harian global yang tercatat real time di Worldometers, 40,637 per hari.

Hampir sepertiga dari semua kasus ada di Amerika Serikat, dan lebih dari 40 persen telah dicatat di Eropa.

Korban tewas akibat virus itu mencapai lebih dari 200.000 pada hari Senin, dan hampir satu dari tujuh kasus penyakit yang dilaporkan telah berakibat fatal.

Angka kematian sebenarnya cenderung jauh lebih rendah karena penghitungan infeksi tidak termasuk banyak kasus ringan atau tanpa gejala dan belum dikonfirmasi.

Sahrul Ridha mendoakan dan menyalatkan jenazah yang seagama dengannya karena jenazah yang positif Covid-19 atau berstatus PDP tidak boleh didekati keluarga.
Sahrul Ridha mendoakan dan menyalatkan jenazah yang seagama dengannya karena jenazah yang positif Covid-19 atau berstatus PDP tidak boleh didekati keluarga. (kolase BBC.com/dok. pribadi Sahrul Ridha)

Beberapa negara yang sangat parah di Eropa, termasuk Italia, Prancis dan Spanyol, telah mencatat penurunan jumlah kasus harian selama beberapa minggu terakhir, tetapi masih mencatat 2.000 hingga 5.000 infeksi baru per hari dalam seminggu terakhir.

Italia mengatakan akan mengizinkan beberapa pabrik untuk membuka kembali pada 4 Mei sebagai bagian dari pembukaan kembali yang terhuyung-huyung.

Sementara Spanyol melonggarkan aturan penguncian pada hari Minggu, yang memungkinkan anak-anak di luar di bawah pengawasan.

 Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Senin (27/4) mengemukakan bahwa badan tersebut telah membunyikan alarm tingkat tertinggi atas virus corona baru sejak awal, tetapi menyesalkan bahwa tidak semua negara telah mengindahkan nasihatnya.

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global (EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI(SALVATORE DI NOLFI) Via Kompas.com)

Tedros Adhanom Ghebreyesus menunjukkan bahwa WHO memperingatkan wabah Covid-19 merupakan "Darurat Kesehatan Masyarakat dari Kepedulian Internasional" pada 30 Januari, ketika tidak ada kematian dan hanya 82 kasus yang terdaftar di luar China.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved