Satpol PP Bekasi Keliling Bawa Bambu Selama PSBB, tapi Bukan Kayak Polisi India

Tertibkan PSSB tahap kedua, Satpol PP Bekasi dibekali bambu untuk menertibkan pelaksanaan PSBB cegah Corona

(Istimewa)
Beberapa anggota Satpol PP Banjarmasin memperlihatkan rotan yang akan digunakan saat patroli jam malam pada pemberlakuan PSBB di Banjarmasin yang dimulai Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNBATAM.id. BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen membekali petugas Satpol PP dengan bambu untuk menertibkan warga yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kota Bekasi memperpanjang PSBB selama 14 hari mulai Rabu (29/4/2020) ini hingga 12 Mei mendatang.

Pengawasan PSBB tahap kedua akan lebih ketat.

Pepen menyampaikan, anggota Satpol PP akan dibekali tongkat bambu saat berpatroli untuk memantau penerapan PSBB.

“Ditegaskan, untuk anggota Satpol PP Kota Bekasi akan disiapkan sejenis bambu untuk membuat efek jera warga jika mereka masih berkeliaran tidak ada keperluan,” kata Pepen dalam siaran pers, Rabu.

Tongkat bambu para anggota Satpol PP itu akan digunakan untuk mentertibkan warga yang keluar dari rumah dan tidak punya urusan mendesak di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Pepen, masyarakat masih menganggap remeh Covid-19 dan sering keluar rumah untuk urusan yang tidak penting.

“Karena bisa dibilang warga pun masih menganggap remeh pada virus berbahaya ini,” kata Pepen.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.

“Ini virus yang berbahaya, maka dari itu... lebih baik di rumah saja jika tidak ada keperluan. Ke depannya, akan lebih ketat lagi mengenai pembatasan sosial ini,” ujar dia.

Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah menyampaikan, petugas akan disebar di 56 Kelurahan untuk mengawasi masyarakat yang melanggar aturan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Petugas mulai disebar hari ini, Rabu (29/4/2020), di hari pertama perpanjangan PSBB.

Adapun PSBB telah diperpanjang hingga (12/5/2020).

Saat berkeliling, nantinya para petugas itu akan dibekali dengan bambu.

“Kurang tahu jumlahnya (bambu), yang jelas untuk 56 kelurahan ada satu mobil besar bambu disiapkan. Kan masing-masing kelurahan itu aparatur ASN non-ASN sudah disebar bukan hanya dari Satpol PP. Satpol PP udah turun semuanya ke lapangan,” ujar Abi saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved