Usai Pesta Sabu, Suami Bunuh Istrinya Secara Sadis di Kamar Mandi, Lehernya di Ikat Kabel Antena

Saat melakukan aksi kejamnya itu, ternyata pelaku dan teman-temannya baru saja pesta sabu dirumah.

Editor: Eko Setiawan

TRIBUNBATAM.Id, MUARAENIM - Istri tewas dikamar mandi setelah dibunuh dengan adis oleh suaminya sendiri.

Korban dipukuli dan lehernya diikat dengan menggunakan tali Rapia dan juga kabel antena.

Saat melakukan aksi kejamnya itu, ternyata pelaku dan teman-temannya baru saja pesta sabu dirumah.

Inilah Sejarah Hari Tari Internasional, Diperingati Setiap 29 April dan Tujuannya

The Mayor of Tanjungpinang was Buried in TMP Batu 5 According to the Covid-19 Patient Procedure

6 Aplikasi Pengingat Waktu Shalat, Lengkap dengan Pengingat Waktu Imsakiyah, Download Disini

Seorang suami di Sumatera Selatan melakukan hal nekat setelah di video call oleh istrinya.

Sang istri melakukan video call dari dalam kamar mandi.

Namun, setelah itu wanita berinisial MA (34) tersebut meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Sadili Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Muaraenaim, Sumatera Selatan.

Suami MA yakni Reno Wahyudi (34) harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Sebab, MA diduga tewas ditangan suaminya setelah video caal dengan sang suami dari dalam kamar mandi.

Kapolres Muaraenim, AKBP Donni Eka Saputra melalui Kapolsek Lawang Kidul, AKP Azizir Alim menjelaskan saat ini pihaknya telah mengamankan suami korban

Menurut polisi, ada sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian wanita tersebut.

"Awalnya pelaku mengaku bahwa korban tewas karena bunuh diri,namun saat kita periksa dan lakukan olah TKP banyak kejanggalan yang kita temukan baik dari keterangan suaminya dengan hasil olah TKP," ujarnya dilansir dari Sripoku.

AKP Azizir Alim mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, suami korban pun mengakui telah membunuh istrinya.

"Menurut keterangan pelaku, pelaku telah melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan cara pelaku memukul korban dengan tangan kosong dan membenamkan wajah korban ke dalam wastafel yang berisi air dan menarik leher korban menggunakan tali dengan kabel antena TV hingga korban tewas," tegasnya.

Kapolres Muaraenim, AKBP Donni Eka Saputra melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Satya Arian, Selasa (28/4/2020) memaparkan, peristiwa itu terjadi setelah teman-teman pelaku meninggalkan rumah korban.

Sebelum kejadian, pelaku yakni Reno mengundang teman-temannya untuk kumpul-kumpul di rumahnya.

"Menurut keterangan pelaku mereka menggunakan narkoba jenis sabu, beli paket narkoba dengan harga Rp 500 ribu dipakai ramai-ramai," katanya dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Sumsel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved