FIFA dan UEFA Beda Sikap Ketika Tanggapi Masalash Kompetisi Sepak Bola di Tengah Pandemi Covid-19
Hingga akhir April 2020, saat sebagian besar kompetisi sudah mendekati akhir kompetisi, virus ini belum juga bisa diatasi.
TRIBUNBATAM.id, NYON - Adanya pandemi Virus Corona di Dunia membuat sejumlah kompetisi olahraga terhenti.
Bahkan sejauh ini belum ada kepastian apakah kompetisi akan kembali dilanjutkan.
Semua kompetisi sepakbola di dunia terhenti karena pandemi covid-19 atau virus corona.
Hingga akhir April 2020, saat sebagian besar kompetisi sudah mendekati akhir kompetisi, virus ini belum juga bisa diatasi.
Akibatnya kompetisi belum juga bisa digelar.
• Di ILC, Refly Harun Sebut Pemerintah Tak Akan Mampu Terapkan Lockdown untuk Tangani Virus Corona
• UPDATE Data Corona di Sumbar Kamis (30/4) Hari Ini Tambah 4, Total 149, 12 Daerah Masuk Zona Merah
• Data Corona di 34 Provinsi Indonesia, Kamis (30/4) Pagi, Total 9.771, Jawa Barat Sudah 1.009
Terkait situasi ini, apakah kompetisi dihentikan atau dilanjutkan, FIFA sebagai induk organisasi sepakbola dunia berbeda sikap dengan UEFA induk olahraga sepakbola di Eropa.
UEFA memiliki pandangan berbeda dengan FIFA soal kelanjutan kompetisi yang terdampak pandemi virus corona.
UEFA, melalui Ketua Komite Medis, Tim Meyer, menyatakan bahwa liga-liga yang terhenti akibat pandemi masih mungkin untuk dilanjutkan.
"Semua organisasi sepak bola yang berencana memulai kembali kompetisi mereka harus menyusun protokol komperhensif," ujarnya, seperti dilansir dari Liverpool Echo, Kamis (30/4/2020).
"Itu harus dilakukan untuk memastikan kesehatan kepada mereka yang terlibat dalam pertandingan," kata Tim Meyer.
"Dengan begitu dan dengan mematuhi kebijakan pemerintah setempat, sangat memungkinkan untuk melanjutkan kompetisi 2019-2020 yang ditangguhkan," tutur dokter asal Jerman itu.
Pernyataan yang dilontarkan Meyer berseberangan dengan apa yang dikatakan FIFA.
Sehari sebelumnya, FIFA juga berbicara soal kelanjutan kompetisi di tengah pandemi.
FIFA, melaui Michael D'Hooge selaku ketua komite medis mengatakan bahwa kompetisi musim ini sebaiknya dihentikan saja.