Breaking News:

Jeritan Pilu Ibu dan Balitanya Menahan Lapar di Kota Tangerang Carena Covid-19

Bahkan mereka sejauh ini belum mendapatkan bantuan beras dari pemerintah paska diberlakukanya PSBB.

Editor: Eko Setiawan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Erna (33) warga asal Neglasari, Kota Tangerang menumpahkan perasaannya. Ia mengaku harus menahan lapar imbas wabah virus corona atau Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, TANGERANG - Seorang ibu dan anak balitanya menangis pilu karenamenahan lapar.

Bahkan mereka sejauh ini belum mendapatkan bantuan beras dari pemerintah paska diberlakukanya PSBB.

Erna (33) warga asal Neglasari, Kota Tangerang menumpahkan perasaannya.

Istrinya Jadi Pasien Covid-19 di Batam, Tiga Minggu Aryana Jadi Ibu Rumah Tangga di Rumah

Usai Jam Sahur, Dua Begal Beraksi Pakai Pedang Panjang, Manfaatkan Situasi Jalan Sepi Karena PSBB

Profil Kim Go Eun, Aktris Korea Selatan Memulai Debutnya Sejak Tahun 2012

Ia mengaku harus menahan lapar imbas wabah virus corona atau Covid-19.

Suami dari ibu dua anak itu bekerja sebagai pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang.

Erna pun menyebut sampai saat ini belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerint

Terlebih Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB tersebut diterapkan sudah hampir dua pekan ini.

"Belum dapat bantuan, ya kesusahan. Punya balita dan anak yang masih sekolah," ujar Erna tampak memelas saat ditemui Warta Kota di TPA Rawa Kucing, Tangerang, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya untuk makan saja kesulitan.

Arti Mimpi Digigit Lipan, Digigit Lipan di Kepala Tanda adanya Masalah, Mimpi Digigit Banyak Lipan?

Mengenal 6 Jamu Paling Populer di Indonesia, Walau Punya Rasa Pahit, Tetap Diburu Para Pecandunya

Sebab pemasukan sangat menurun drastis.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved