Breaking News:

HARDIKNAS 2020

Sejarah Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Diawali Dari Perjuangan Ki Hajar Dewantara

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang selalu diperingati setiap tanggal 2 Mei tidak terlepas dari sejarah panjang Bangsa Indonesia.

Editor: Eko Setiawan
(DOK. KEMENDIKBUD)
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2020 Kemendikbud mengangkat tema Belajar dari Covid-19 (2/5/2020). 

Sejarah Hardiknas diawali oleh perjuangan Ki Hadjar Dewantara.

Dimana Ki Hadjar Dewantara dianggap sebagai pahlawan yang sangat berjasa bagi kemajuan dunia pendidikan Indonesia.

Ki Hajar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa yang merupakan sebuah tempat yang memberikan kesempatan bagi penduduk pribumi biasa untuk dapat menikmati pendidikan yang sama dengan orang-orang dari kasta yang lebih tinggi.

Sebab pada zaman penjajahan Belanda, pendidikan merupakan hal yang sangat langka dan hanya orang-orang terpandang serta orang-orang asli Belanda sendiri yang diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan.

Ki Hajar Dewantara juga terkenal dengan tulisannya, dimana seringkali terlibat masalah dengan Belanda akibat dari tulisan-tulisan yang tajam yang ditujukan untuk pihak Belanda.

Salah satu tulisan yang terkenal adalah Als Ik Eens Nederlander Was, yang dalam bahasa Indonesia berarti Seandainya Saya Seorang Belanda.

Karena tulisan tersebut Ki Hajar Dewantara akhirnya dibuang ke Pulau Bangka oleh Belanda.

Namun pada akhirnya Ki Hadjar Dewantara mendapatkan bantuan dari Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesumo yang meminta agar dipindahkan ke Belanda.

Mendirikan Taman Siswa

Dan ketika Ki Hadjar Dewantara telah kembali ke tanah air, lalu mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa pada 3 Juli 1922, di mana lembaga tersebut menjadi tolak ukur dari awal konsep pendidikan nasional Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved