VIRUS CORONA DI BINTAN
Petugas KKP Tanjungpinang Data Penumpang Kapal Roro di Tanjung Uban, Cegah Penyebaran Virus Corona
Penumpang yang turun diarahkan untuk mengisi identitas diri. Seperti nama,usia, asal kedatangan, termasuk riwayat penyakit dan perjalanan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang mendata penumpang kapal Roro yang turun di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Pendataan dilakukan terhadap penumpang yang datang dari Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam.
Di sana sejumlah penumpang diberikan dua lembar kartu kewaspadaan kesehatan Kementerian Kesehatan berwarna kuning.
Penumpang yang turun diarahkan untuk mengisi terlebih dahulu identitas diri. Seperti nama,usia, asal kedatangan, termasuk riwayat penyakit dan riwayat perjalanan.
Setelah penumpang mengisi satu lembar kartu, penumpang pun diperbolehkan melanjutkan perjalanan dengan membawa satu dari dua kartu yang diberikan petugas.
Kordinator Wilayah kerja Pelabuhan ASDP Tanjunguban dari KKP Tanjungpinang, Asep Spriadi menuturkan, pengisian biodata dan memberikan kartu kesehatan ini sudah dilakukan sejak beberapa minggu saat wabah Covid-19 merebak di Indonesia.
Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan memberikan suatu kewaspadaan kesehatan.
Ini dilakukan karena Kota Batam diketahui merupakan zona merah di banding Kabupaten Bintan saat wabah Covid-19 ini.
"Jadi kartu ini kami berikan satu pada penumpang yang turun dan satu pada kita yang di isi biodatanya," terangnya.
Mereka juga tidak lupa memberitahu kepada penumpang yang turun kegunaan kartu kesehatan berwarna kuning yang mereka berikan.
Dimana kartu kuning itu diberikan untuk digunakan sewaktu-waktu ketika penumpang tersebut saat berada di Kabupaten Bintan ataupun di Kota Tanjungpinang mengalami sakit dan mengalami gejala mengarah ke Covid-19 saat berobat ke Puskesmas untuk menunjukkan kartu tersebut.
Sehingga petugas Puskesmas atau RS yang mereka tuju mengetahui bahwa warga tersebut baru datang dari zona merah dan petugas bisa mengambil langkah dini dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat menangani pasien.
"Jadi pihak puskesmas sendiri sudah waspada menangani pasien tersebut dengan menggunakaan APD, makanya kita lakukan langkah ini demi kewaspadaan," ucapnya.
• Hampir Dua Jam Anggota Unit Tipikor Polres Tanjungpinang di Kantor Disperindagin, Sebut Cek Data
• Sembako Gratis Tahap II, Sagulung Batam Dapat 48.787 Paket, Cek Daftar Jatah Tiap Kelurahan
Rute Pelayaran Kapal Roro Berkurang
Rute pelayaran kapal Roro tujuan Telaga Puggur, Kota Batam menuju Tanjung Uban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dikurangi.
Peengurangan frekuensi pelayaran menjadi 9 trip ini dilakukan PT. ASDP Batam sesuai Permenhub tentang pengendalian transportasi selama masa mudik dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/petugas-kkp-bagikan-kartu-kewaspadaan-kesehatan-di-pelabuhan-roro-tanjung-uban.jpg)