VIRUS CORONA DI BATAM
Produksi Ayam Potong di Batam Tak Terdampak Pandemi Covid-19
Perusahaan yang dikenal dengan sebutan Pokphand itu memproduksi anak ayam yang menetas per tujuh hari (per minggu) sebanyak sekitar 80 ribu ekor.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dampak Virus Corona atau COVID-19 yang sudah bergulir dua bulan terakhir, tak berdampak pada produksi ayam potong di Batam.
Perusahaan PT Charoen Pokphand Jaya Farm Hatchery Batam (Tbk) merupakan perusahaan di Batam yang memproduksi ayam potong dan kini tetap eksis di tengah wabah virus Corona.
"Kalau dampaknya pasti ada. Khususnya pada jasa ekspedisi. Karena terkendala eskpedisi pengiriman kami setelah kebijakan sebagian pelayaran ditunda. Tapi kalau untuk produksi, alhamdulillah sampai saat ini belum ada," ujar Personalia Pokphand Batam Irfansyah Senin (4/5/2020) sore.
Irfansyah mengatakan, perusahaan yang dikenal dengan sebutan Pokphand itu memproduksi anak ayam yang menetas per tujuh hari (per minggu) sebanyak sekitar 80 ribu ekor.
• LAGI! Warga Batam Positif Corona Meninggal Dunia, Sempat Tarawih di Sebuah Masjid di Bengkong
Telur bibit unggas ini didatangkan dari Medan dan beberapa daerah lain.
"Kami hanya penetasan di sini. Nah selagi orang makan ayam saya rasa gak ada pengaruh dengan Covid-19 ini. Dampak negatifnya kepada kami jasa ekspedisi saja sulit dampak Covid-19 ini," tambah Irfansyah.
Untuk karyawan sendiri ada 29 orang di sana termasuk dirinya.
Ia mengatakan, sejauh ini perusahaan multinasional di bidang pembibitan unggas itu masih eksis. Dan tak ada PHK yang dilakukan.
"Semua hak karyawan termasuk gaji pokok dan THR full dibayar. Karena kasihan, jangan sampai karyawan hanya gara-gara covid kita jadikan alasan untuk menekan. Insyaallah kami tidak akan melakukan hal itu," terangnya. (TRIBUNBATAM.id/Leo Halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-ayam-potong_20160621_172628.jpg)