Jumat, 5 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Wanita Perlu Waspada, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Infeksi Jamur pada Organ Kewanitaan

Infeksi jamur adalah infeksi yang menimbulkan gatal, keputihan, dan rasa panas di sekitar area organ kewanitaan

Tayang:
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI
Perawatan organ kewanitaan 

TRIBUNBATAM.id - Organ kewanitaan yang tidak dijaga kebersihan dan kesehatannya berisiko mengalami berbagai masalah.

Salah satunya adalah infeksi jamur pada organ kewanitaan.

Infeksi jamur pada vagina adalah infeksi yang menimbulkan gatal, keputihan, dan rasa panas di sekitar area organ kewanitaan.

Dalam dunia medis, penyakit ini dikenal sebagai kandidiasis. 

Infeksi jamur pada miss v ini cukup lazim di kalangan kaum Hawa.

Sebanyak tiga dari empat wanita mengalaminya, paling tidak sekali seumur hidup.

Infeksi jamur pada organ kewanitaan tidak termasuk infeksi menular seksual.

Penggunaan obat infeksi jamur pada organ kewanitaan yang tepat dapat menyembuhkan penyakit ini.

Penyebab infeksi jamur 

Melansir Kompas.com, dari Mayo Clinic, penyebab utama infeksi jamur pada miss v adalah jamur Candida albicans.

Vagina Anda secara alami memiliki jamur termasuk candida dan bakteri yang seimbang.

Bakteri jenis lactobacillus dapat mengendalikan pertumbuhan jamur berlebih di sekitar organ kewanitaan.

Namun, keseimbangan tersebut bisa terganggu dan terjadi infeksi saat jamur candida jumlahnya berlebih.

Atau, jamur menginfeksi lapisan sel alat vital di bagian dalam.

Meneladani Sifat-sifat Rosulullah SAW

Saat Terakhir Didi Kempot Ucapkan Allahu Akbar dan La Ilaha Illallah, Meninggal Dalam Mobil

Pertumbuhan jamur yang berlebih dalam kemaluan wanita bisa disebabkan:

- Penggunaan antibiotik Kehamilan

- Diabetes yang tidak terkontrol

- Sistem daya tahan tubuh terganggu

- Penggunaan kontrasepsi atau terapi hormon yang memengaruhi hormon estrogen

- Stres

- Kurang tidur

Gejala infeksi jamur

Tanda-tanda infeksi jamur pada miss v bisa dikenali mulai dari gejala ringan sampai sedang, antara lain:

- Gatal dan iritasi

- Ada rasa panas atau terbakar saat kencing atau berhubungan badan.

- Bagian luar memerah atau bengkak

- Nyeri 

- Timbul ruam 

- Keputihan atau keluar lendir yang tebal, berwarna putih, tapi tidak berbau tak sedap

Gejala yang dirasakan setiap penderita bisa berbeda.

Kadang wanita hanya mengalami satu atau beberapa tanda di atas.

Tergantung kondisi ringan atau beratnya infeksi.

Cara mengatasi infeksi jamur

Cara mengatasi infeksi jamur pada organ kewanitaan  bisa berbeda-beda.

Dokter umumnya akan memberikan resep tergantung kondisi atau tingkat keparahan infeksi.

Melansir Healthline, untuk jenis infeksi jamur pada miss v yang ringan atau tidak parah, dokter biasanya memberikan obat infeksi jamur pada kemaluan wanita berupa krim, salep, atau tablet.

Beberapa jenis obat infeksi jamur pada miss v antara lain butoconazole (Gynazole), clotrimazole (Lotrimin), miconazole (Monistat), terconazole (Terazol), dan fluconazole (Diflucan).

Wanita dengan infeksi jamur ringan biasanya sembuh setelah diobatasi selama tiga hari.

Sedangkan untuk penanganan infeksi jamur pada vagina yang cukup berat, perawatannya membutuhkan waktu setidaknya 14 hari.

Beberapa tanda-tanda infeksi jamur pada vagina tergolong berat atau parah antara lain:

- Infeksi sampai kemerahan parah, bengkak, sampai timbul luka di jaringan organ kewanitaan.

- Mengalami infeksi jamur lebih dari empat kali setahun.

Bagikan Bantuan ke Empat Lokasi, Pekerja Terdampak Covid-19 di Bintan Dapat Bantuan Beras 5 Kg

Korban Dianggap Lalai, Polsek Sekupang Batam Ingatkan Warga Hati-Hati saat Menyalakan Kompor Gas

- Punya riwayat infeksi jamur Candida selain Candida albicans

- Hamil

- Punya riwayat diabetes yang tidak terkontrol

- Sistem daya tahan tubuh lemah.

Untuk mengatasi infeksi jamur yang parah, dokter akan memberikan obat infeksi jamur pada kemaluan wanita dalam setidaknya dua minggu.

Untuk mencegah infeksi terus berulang, saat infeksi upayakan tetap menggunakan pengaman saat berhubungan intim.

Selain itu, jaga kebersihan area intim dan lindungi kemaluan wanita agar tidak lembab.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Infeksi Jamur pada Vagina: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved