VIRUS CORONA DI INGGRIS
Lewati Italia, Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Inggris Tertinggi Kedua di Dunia
Terbaru, Inggris melampaui Italia untuk jumlah korban kematian akibat Covid-19 tertinggi kedua di dunia. Kematiannya sudah lebih dari 32.000 orang.
TRIBUNBATAM.id, LONDON - Wabah virus Corona atau Covid-19 terus menelan korban jiwa setiap harinya.
Terbaru, Inggris melampaui Italia untuk jumlah korban kematian akibat Covid-19 tertinggi kedua di dunia.
Ya, Inggris tepat berada di bawah Amerika Serikat yang masih memuncaki jumlah kasus kematian Covid-19.
Sedangkan sejumlah negara Eropa lainnya mulai melongarkan lockdown atau penguncian .
Pertanda suram datang dari Inggris ketika kematian global mencapai 252.000 orang, mayoritas di Eropa.
Sedangkan di seluruh dunia, sudah lebih dari 3,6 juta orang positif virus Corona, menurut data dari Johns Hopkins University .
• Anak Kelima PM Inggris Lahir di Tengah Wabah Covid-19, Boris Johnson Pilih Berikan Nama Ini
Dari jumlah itu, lebih dari 252.000 telah meninggal dunia.
Di Amerika Serikat sendiri, lebih dari 1,1 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasidan lebih dari 69.000 orang Amerika meninggal.
Sedangkan beberapa negara yang paling parah terkena dampak akhirnya melihat angkat kematian dan infeksi baru terus turun.
Tetapi Amerika Serikat, tempat pandemi itu telah merenggut 68.700 orang, memperingatkan lonjakan lebih lanjut dalam kematian dan Rusia menjadi hotspot baru infeksi di Eropa.
Kematian di Inggris sudah lebih dari 32.000 orang, menurut angka terbaru dari Kantor Statistik Nasional, angka tertinggi di Eropa.
"Tidak ada negara yang melaporkan data pendaftaran kematian secepat, sesering, atau seluas dan sedalam Inggris," kata Nick Stripe, Kepala Analisis Kesehatan di ONS di Twitter.
Di tempat lain di Eropa, Italia, Spanyol, dan Prancis yang dilanda kekerasan telah melaporkan kenaikan, tetapi memberi harapan kehidupan hidup akan normal kembali.
Banyak pemerintah di barat mulai mengurangi langkah-langkah tinggal di rumah dalam upaya untuk menghidupkan kembali ekonominya yang hancur.
Tetapi, para ahli memperingatkan resesi global saat ini tidak terlihat dalam beberapa dekade sebeumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-pasien-covid-19-di-inggris.jpg)