CORONA VIRUS DI INDONESIA
UPDATE Data Corona di Indonesia Kamis (7/5), 338 Kasus Baru, Total 12.776, Sembuh 2.381
"Secara akumulatif ada 12.776 kasus positif Covid-19 (di Indonesia)," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan covid-19 Achmad Yurianto
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Penyebaran virus corona di Indonesia masih jauh dari mereda.
Hingga Kamis (7/5/2020) masih terjadi tambahan kasus baru yang cukup besar.
Berdasarkan data yang baru dirilis pemerintah Kamis (7/5/2020) sore, dalam 24 jam terakhir (Sejak Rabu (6/5/2020) pukul 12.00 WIB sampai Kamis (7/5/2020) pukul 12.00 WIB) terjadi tambahan kasus baru yang terkonfirmasi sebanyak 338.
• Jika Inter Milan Mau Jual Lautaro Martinez, Massimo Moratti Setuju Jika Penggantinya Lionel Messi
• Lebih Banyak Cedera di Musim Pertama, Eden Hazard Diprediksi Bakal Sukses di Real Madrid
• Pernah Pukul KO Mike Tyson, Petinju Ini Tawarkan Diri Jadi Lawan Mike Tyson Saat Kembali Naik Ring
Dengan demikian, jumlah kasus covid-19 di Indonesia sejak pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu, kini menjadi sebanyak 12.776 kasus.
"Secara akumulatif ada 12.776 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai kini," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Kamis sore.
Sementara itu, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 354 kabupaten/ kota yang berada di 34 provinsi.
Data pemerintah juga menyatakan bahwa ada penambahan 64 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Mereka sudah dinyatakan negatif virus corona setelah dua kali menjalani pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
Total pasien yang sudah dinyatakan sembuh kini berjumlah 2.381 orang.
Namun, masih ada kabar duka dengan masih tercatatnya pasien Covid-19 yang meninggal dalam kurun waktu 6-7 Mei 2020.
Ada penambahan 35 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam sehari. "Sehingga (total) menjadi 930 orang," ujar Yurianto.
• Bundesliga Liga Jerman Kembali Bergulir Pekan Depan, 6 Protokol Ini Wajib Dijalani
• Petronas Yamaha SRT Serius Ingin Mendatangkan Valentino Rossi; Kami Sudah Membahasnya
Pasien Sembuh
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, hingga Kamis (7/5/2020), ada 2.381 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Data ini didapatkan setelah pemerintah memastikan ada penambahan 64 pasien sembuh dari Covid-19.
" Pasien yang terkonfimasi sembuh bertambah 64 orang sehingga akumulasi pasien sembuh hingga saat ini sebanyak 2.381 orang," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis sore.
Dia menyampaikan, secara akumulatif distribusi pasien sembuh dari Covid-19 terbanyak berada di lima provinsi.
Kelimanya yakni DKI Jakarta (745 orang), Sulawesi Selatan (238 kasus), Jawa Timur (206 orang), Bali 183 orang, dan Jawa Barat (182 orang).
Selain perkembangan jumlah pasien sembuh, Yuri juga menyampaikan adanya penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hingga 7 Mei 2020.
Menurut Yuri, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Senin, ada penambahan 338 kasus baru Covid-19.
• VIDEO Viral, Monyet Seret Balita Saat Pertunjukan Topeng Monyet, Jadi Sorotan Media Asing
• Kisah Pemburu Ular di Florida di Tengah Pandemi Corona, Temukan Ular Betina Sepanjang 4,2 Meter
"Sehingga secara akumulatif ada 12.776 kasus kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," kata Yuri.
Penambahan kasus baru terjadi di 22 provinsi.
Sementara itu, secara total penularan Covid-19 hingga saat ini terjadi 354 kabupaten/ kota yang berada di 34 provinsi.
Selain itu, Yuri menyampaikan ada tambahan 35 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.
"Ada penambahan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 35 orang. Sehingga secara akumulatif ada 930 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 sampai saat ini, " tambah Yuri.
Berikut ini data akumulasi sebaran pasien sembuh dari Covid-19 hingga 7 Mei 2020:
1. Aceh 7: orang
2. Bali 183: orang
3. Banten: 122 orang
4. Bangka Belitung: 4 orang
5. Bengkulu: 1 orang
6. DIY 57: orang
7. DKI Jakarta 745: orang
8. Jambi: 1 orang
9. Jawa Barat: 182 orang
10. Jawa Tengah: 145 orang
11. Jawa Timur: 206 orang
12. Kalimantan Barat: 11 orang
13. Kalimantan Timur: 13 orang
14. Kalimantan Tengah: 15 orang
15. Kalimantan Selatan: 24 orang
16. Kalimantan Utara: 6 orang
17. Kepulauan Riau: 63 orang
18. NTB: 57 orang
19. Sumatera Selatan: 47 orang
20. Sumatera Barat: 41 orang
21. Sulawesi Utara: 17 orang
22. Sumatera Utara: 48 orang
23. Sulawesi Tenggara: 15 orang
24. Sulawesi Selatan: 238 kasus
25. Sulawesi Tengah: 12 orang
26. Lampung: 18 orang
27. Riau: 28 orang
28. Maluku Utara: 5 orang
29. Maluku: 12 orang
30. Papua Barat: 0 orang
31. Papua: 48 orang
32. Sulawesi Barat: 5 orang
33. NTT: 1 orang
34. Gorontalo: 4 orang
(*)
\\
\
\\