TRIBUN WIKI
Mengenal Eukaliptus, Tanaman Asli Australia yang Digunakan Untuk Pengobatan Tradisional
Eukaliptus adalah satu jenis tanaman asli Australia yang banyak digunakan untuk pengobatan tradisional dan telah diteliti sebagai antivirus corona.
Kayunya dapat digunakan sebagai hiasan, timber, kayu bakar, dan kayu pulp.
Eukaliptus menyerap banyak air dari tanah melalui proses transpirasi.
Mereka ditanam di banyak tempat untuk mengurangi water table dan mengurangi salinasi tanah.
Minyak eukaliptus siap didistilasi kukus dari daunnya dan dapat digunakan sebagai pembersih, pewangi, dan dalam jumlah kecil dalam suplemen makanan; terutama permen, cough drops, dan decongestants.
Minyak eukaliptus juga memiki sifat menolak serangga, dan telah digunakan sebagai bahan dari penolak nyamuk komersial.
Nektar dari beberapa eukaliptus menghasilkan madu monofloral berkualitas tinggi.
Daun dari ghost gum digunakan oleh suku aborigin untuk menangkap ikan.
Membasahi daunnya dalam air dapat melepas pelumpuh yang melumpuhkan ikan sementara.
Eukaliptus juga digunakan untuk membuat digeridoo, sebuah instrumen musik udara yang dipopulerkan oleh orang aborigin Australia.
Pemanfaatan untuk Obat Virus Corona
Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan produk antivirus corona berbasis eucalyptus pada, 8 Mei 2020.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan produk ini telah melalui uji lab peneliti pertanian terhadap virus influenza, beta dan gamma corona.
Diklaim, hasil uji lab eucalyptus ini mampu membunuh 80-100 persen virus.
Prototipe antivirus corona eucalyptus dengan nano teknologi
Produk antivirus corona ini akan terus dikembangkan dengan target utamanya orang yang terpapar Covid-19.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), DR dr Inggrid Tania MSI, mengatakan eucalyptus memang memiliki sejumlah zat aktif yang bersifat anti bakteri, anti virus dan anti jamur.
Selain itu, dr Inggrid juga mengungkapkan ada penelitian bioinformatika tentang zat aktif eucalyptus terhadap virus SARS-CoV-2.
Kendati demikian, penelitian ini hanya berupa molekular docking atau simulasi di komputer.
Simulasi tersebut dilakukan dengan menyamakan molekul zat aktif pada eucalyptus dengan molekul protein virus SARS-CoV-2
Selama ini, eucalyptus atau minyak kayu putih tidak untuk diminum atau pemakaian dalam.
Namun, sebagian besar minyak atsiri ini pemakaiannya dioles atau dihirup.
Kendati demikian, dr Inggrid kembali mengingatkan eucalyptus belum bisa dianggap sebagai obat untuk virus corona yang menyebabkan Covid-19.
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Eukaliptus (Eucalyptus)'.