Senin, 4 Mei 2026

Sempat Terdengar 5 Kali Ledakan Hebat, Begini Detik-detik Kapal Tanker Terbakar di Belawan

Kapal yang meledak dan kemudian terbakar berjenis kapal tangker dan sudah hampir hangus seluruhnya

Tayang:
Istimewa
Kapal Tanker Waruna terbakar di Pelabuhan Belawan, Senin (11/5/2020) pagi 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Bumbungan asap pekat membuat langit di kawasan galangan kapal Belawan, Medan, Sumatera Utara menghitam, Senin (11/5/2020) pagi.

Asap hitam pekat tersebut bersumber dari sebuah kapal tanker yang dilahap si jago merah. Diduga sejumlah pekerja menjadi korban kebakaran hebat kapal tanker.

Amatan Tribun, api sudah melahap hampir bagian kapal. Asap hitam sudah membungbung tinggi di atas laut.

Saat dikonfirmasi, Komandan Regu Damkar UPT Wilayah IV Belawan, Sadakata Ginting membenarkan adanya kebakaran dan sedang proses pemadaman.

Sadakata menyebutkan kapal tersebut berjenis kapal tangker dan sudah hampir hangus seluruhnya.

"Ini satu buah kapal sudah hampir seluruh kapal sudah terbakar. Jenis kapal tanker," tambahnya.

Ia menyebutkan sudah ada mendengar 5 kali ledakan di dalam proses kebakaran.

"Sudah ada lima ledakan kami dengar sejak datang," bebernya.

Kebakaran di galangan kapal milik PT. Waruna Nusa Sentana Shipyard Pelabuhan Belawan, terjadi saat melakukan perawatan, Senin (11/5/2020).

Hal ini disampaikan Komandan Regu (Danru) Damkar UPT Wilayah IV Belawan, Sadakata Ginting yang menyebutkan bahwa kapal Tanker tersebut sedang dalam perbaikan di galangan hingga sesaat meledak dan terbakar.

"Enggak ada mau berangkat, lagi pembetulan dan perbaikan kapalnya" tuturnya kepada Tribun.

Hal ini juga dibenarkan, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad melalui siaran pers di Jakarta.

"Benar telah terjadi kebakaran kapal MT. JAG LEELA yang sedang melakukan perawatan atau docking di galangan kapal milik PT. Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan - Medan yang berlokasi dan berjarak kurang lebih 1-2 kilometer dari kantor Distrik Navigasi Kelas I Belawan," jelasnya.

Ada sekitar 50 orang ABK dan teknisi saat Kapal Tanker Waruna terbakar di Pelabuhan Belawan.

Amatan Tribun, para teknisi dan ABK tersebut dievakuasi petugas damkar melalui tangga darurat yang dibentangkan di samping badan kapal.

Satu persatu teknisi dan ABK tersebut diturunkan, sesaat api berada tepat di belakang mereka.

Sadakata menyebutkan tidak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran tersebut.

"Enggak ada korban jiwa, sudah kita evakuasi semua bang, sudah selamat semua," tuturnya kepada Tribun, Senin (11/5/2020).

Ia menyebutkan ada 50 orang yang berada di kapal saat kejadian, dan ada 5 orang yang mengalami lika bakar ringan.

"Enggak ada yang dibawa ke rumah sakit, hanya luka bakar sedikit saja. Ada ABK, ada juga tim pembetulan kapal dari Belawan ini. Luka-luka sedikitnya paling kurang lebih ada 5 orang. Total Kurang lebih ada 50 orang, dan puji syukur selamat semua," tuturnya.

Awalnya api membakar ekor kapal hingga akhirnya menjalar dan hampir membakar seluruh bagian kapal. Terlihat asap hitam sudah membubung tinggi di atas laut.

Sadakata menyebutkan kapal tersebut berjenis kapal tangker dan sudah hampir hangus seluruhnya.

"Ini satu buah kapal sudah hampir seluruh kapal sudah terbakar. Jenis kapal tanker," tegasnya kepada Tribun, Senin (11/5/2020).

Sadakata menyebutkan kapal tersebut berjenis kapal tangker dan sudah hampir hangus seluruhnya.

"Ini satu buah kapal sudah hampir seluruh kapal sudah terbakar. Jenis kapal tanker," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kapal tersebut adalah kapal milik swasta.

"Yang kita tahu hanya kapal swasta aja bang, kalau yang lainnya mereka tidak mau kasih tahu informasinya. Kebakarannya ada di Galangan Waruna," tuturnya.

Ia menyebutkan bahwa api mulai membakar kapal tanker tersebut dimulai pukul 08.30 WIB.

"Benar ada kebakaran di Pelabuhan Belawan, lagi proses pemadaman dan belum mati apinya. Informasi setengah 9 pagi tadi mulai terbakar," tuturnya.

Ia menyebutkan sudah ada mendengar 5 kali ledakan di dalam proses kebakaran.

"Sudah ada lima ledakan kami dengar sejak datang," bebernya.

Hingga saat ini, Sadakat menjelaskan pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.

"Nanti kita selidiki setelah proses penyiraman selesai," pungkasnya.

Hingga pukul 10.30 WIB para petugas damkar masih mencoba memadamkan api.

SUMBER: Tribun medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved