Senin, 27 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Sempat Drop 2 Hari Akibat Stres, Marbot Masjid Ini Jadi Pasien Paling Cepat Sembuh di Batam

Sebelum dinyatakan sembuh, kesehatan Iskandar sempat drop saat dirawat di RSBK pada hari ke lima dan ke enam akibat terlalu stres.

TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN
Iskandar, marbot masjid yang sembuh dari corona mendapat pelukan hangat, setelah dinyatakan sembuh dari Corona dan kembali pulang ke rumah diantar tim medis RSBK Batam, Senin (11/5/2020) 

Pasien nomor 34 tersebut dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) pada 1 Mei 2020 dan dinyatakan sembuh pada 11 Mei 2020 dan terbilang paling cepat diantara pasien lainnya.

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, pasien nomor 34 atas nama Iskandar (49) ditemani Oleh tim tenaga medis RSBK pulang ke rumahnya di kawasan Taman Raya, Batam Center.

Iskandar beserta tim medis RSBK, puskesmas, serta unsur pemerintah kecamatan tiba di dekat kediamannya dan disambut oleh puluhan warga.

"Kami mengantar pak Iskandar yang telah dinyatakan sembuh Covid-19 dan kami antarkan kepada bapak/Ibu semua," ujar salah satu Petugas Puskesmas kepada Warga yang menyaksikan kepulangan Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, setelah dinyatakan positif Covid-19 dan ditetapkan menjadi pasien 34 di Batam, setidaknya ada 105 warga yang dilakukan rapid test.

Kemudian ada 19 orang dilakukan swab. Sembari menunggu hasil ke-19 orang tersebut keluar, kepada mereka dilakukan karantina di rusun Tanjung Uncang.

Diketahui hasil swab dari 19 orang yang pernah kontak dengan pasien 34 ini seluruhnya negatif Covid-19.

Pasien Nomor 34 Sembuh

Pasien positif Covid-19 nomor 34 di Kota Batam dinyatakan sembuh, Senin (11/5/2020). Pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSAB) Kota Batam.

Pasien yang sembuh ini bernama Iskandar (49), pasien merupakan warga Taman Raya, Batam Centre, Batam, Kepri.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien sempat dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Batam Centre dengan gejala seperti Corona.

Setelah dilakukan rapid test oleh pihak rumah sakit, ternyata hasilnya reaktif. Kemudian Iskandar dirujuk ke RSBK.

Menurut Iskandar, sebelumnya dia tidak punya riwayat pergi keluar daerah. Aktivitasnya sebelum terkena Covid-19 hanya di seputaran Batam saja.

Tetapi ketika itu, memang ada tamunya dari Malaysia datang ke rumah dan menginap selama satu hari.

Diduga penularan itu datang dari temannya tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved