Kamis, 30 April 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Jenis dan Cara Kerja Vaksin, Kini Tersedia Untuk Tangkal 25 Jenis Penyakit

Vaksin merupakan bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit.Kini sudah tersedia vaksin untuk 25 penyakit.

Tayang:
tribun.travel.com
Ilustrasi vaksin. Saat ini telah tersedia vaksin untuk menangkal lebih dari 25 jenis penyakit 

TRIBUNBATAM.id -  Vaksin merupakan bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit.

Vaksin ibarat harapan baru untuk penangkal suatu penyakit agar tak menular ke tubuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hingga kini sudah tersedia vaksin untuk lebih dari 25 penyakit.

Beberapa jenis vaksin bahkan mampu melemahkan penyakit yang mengancam jiwa di antaranya campak, polio, tetanus, meningitis, sampai kanker serviks.

Namun, hingga kini belum semua orang termasuk anak-anak terakses vaksinasi.

GEJALA dan Tanda Seseorang Mengalami Borderline Personality Disorder, Picu Emosi Kerap Meledak

Mengapa tubuh butuh vaksin?

Vaksinasi (memberikan vaksin ke dalam tubuh) ibarat kursus atau pelatihan bagi daya tahan tubuh.

Melansir Kompas dari Live Science, vaksin bekerja dengan mempersiapkan tubuh untuk melawan suatu penyakit.

Ketika virus atau bakteri memasuki tubuh, sel-sel daya tahan tubuh yang bernama limfosit secara alami merespons dengan memproduksi antibodi.

Antibodi yang berupa molekul protein ini berupaya melawan penyerang (antigen) dan melindungi tubuh agar tidak ada infeksi lanjutan.

Dalam kondisi sehat, seseorang bisa menghasilkan jutaan antibodi setiap hari.

Kemampuan ini membuat orang sehat bisa melawan infeksi saat terpapar antigen.

Sayangnya, saat menghadapi serangan virus atau bakteri baru, tubuh butuh beberapa hari untuk meningkatkan respons antibodi.

Beberapa jenis virus atau bakteri seperti campak, batuk rejan, atau corona biang Covid-19, jeda beberapa hari ini terlalu lama.

Bagi orang yang tidak sehat, infeksi bisa menyebar ke berbagai organ vital dan berdampak fatal sebelum sistem daya tahan tubuhnya mampu melawan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved