Breaking News:

Bolehkah Calon Penumpang Pesawat Manfaatkan Layanan Rapid Test Gratis di Puskesmas Batam?

Untuk dapat menggunakan jasa penerbangan yang akan keluar Batam, calon penumpang pesawat diwajibkan melampirkan surat bebas covid-19

ISTIMEWA
Pegawai Pemprov Kepri mengikuti rapid test di Aula Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (20/4/2020) pagi. (ISTIMEWA) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Untuk dapat menggunakan jasa penerbangan yang akan keluar Batam, calon penumpang pesawat diwajibkan melampirkan surat bebas covid-19 lewat rapid test.

Hal ini sesuai dengan surat edaran dr Dirjen P2P dimana calon penumpang yang akan terbang di wajibkan menjalani tes untuk covid-19 PCR atau RDT.

Di Bandara Hang Nadim sendiri saat ini menyediakan layanan rapid test dengan biaya Rp 400 ribu yang ditawarkan Medi Lab yang bekerjasama dengan pihak bandara.

Harga tersebut diprotes calon penumpang yang mengaku keberatan dengan angka tersebut apalagi di saat harga tiket yang melambung akibat pembatasan penerbangan yang dilakukan pemerintah.

Lantas, bolehkah calon penumpang pesawat memanfaatkan layanan rapid test gratis yang tersedia di Puskesmas Batam sebagai syarat sebelum terbang?

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, untuk sementara Puskesmas tidak melayani RDT seperti tujuan yang dimaksud

 Soal Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu di Bandara Hang Nadim Batam, Kadinkes Ungkap Standar Harga Klinik

 TREN Penyebaran Covid-19 di Batam Turun, Praktisi Kesehatan Yakin Ekonomi Batam Segera Pulih

Puskesmas hanya melayani RDT secara gratis untuk orang yang bergejala (ODP).

"Itulah yang sekarang sedang dilakukan screening/penyisiran di berbagai Wilker puskesmas/kecamatan," katanya.

Sementara itu, soal kehebohan pemeriksaan RDT tes atau rapid tes di Bandara Hang Nadim Batam yang ditarik bayaran Rp 400.000, Didi mengatakan, tes di bandara itu hanya sebagai upaya memudahkan calon penumpang.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan surat edaran pelaksanaan angkutan udara dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, ada beberapa hal yang diatur sebelum keberangkatan.

Halaman
1234
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved