Senin, 18 Mei 2026

VIRUS CORONA

WHO Keluarkan Peringatan; 'Covid-19 Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang dan Tetap Ada Dalam Waktu Lama'

Ketika kebanyakan warga dunia mengharap agar virus ini segera menghilang, dunia sebenarnya perlu mempersiapkan diri dalam pertempuran jangka ...

Tayang:
kompas.com
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Shutterstock/Alexandros Michailidis) 

TRIBUNBATAM.id - Setelah muncul pemberitaan mengenai adanya klaster baru yang terdeteksi di satu distrik di pemukiman Wuhan, muncul spekulasi bahwa Covid-19 mungkin akan sulit hilang selama tidak adanya kesadaran secara penuh pada masyarakat. 

Seperti halnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang kembali mengeluarkan peringatan bahwa Covid-19 kemungkinan tidak akan pernah hilang dan akan tetap ada dalam waktu yang lama. 

"Virus ini kemungkinan hanya menjadi endemi virus pada komunitas kita, dan virus ini kemungkinan tidak akan pernah hilang," kata Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan, dalam jumpa pers virtual di Jenewa, Swiss.

Ketika kebanyakan warga dunia mengharap agar virus ini segera menghilang, Ryan mengatakan bahwa dunia perlu mempersiapkan diri dalam pertempuran jangka panjang. 

"Saya pikir menjadi penting agar kita realistis dan saya tidak berpikir siapa pun dapat memprediksi kapan penyakit ini akan hilang," katanya.

Apabila kelak vaksin ditemukan, menurutnya, penerapan secara global akan membutuhkan "upaya besar-besaran", tambahnya. 

Dia mengatakan, tanpa vaksin, kemungkinan perlu bertahun-tahun bagi manusia untuk membangun tingkat kekebalan yang cukup terhadap virus.

Dia mencontohkan penyakit campak, yang tidak kunjung punah walau terdapat vaksin untuk mencegah manusia tertular dari penyakit tersebut.

Pada Kamis (14/05), kasus positif virus Corona di dunia mencapai 4,3 juta, dengan angka kematian sebanyak 296.252 orang.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesu, menekankan bahwa masih mungkin untuk mengendalikan Covid-19 dengan upaya keras.

"Arahnya berada di tangan kita, dan ini adalah urusan semua orang. Kita semua harus berkontribusi untuk menghentikan pandemi ini," ujarnya. 

Ahli epidemiologi WHO, Maria van Kerkhove, mewanti-wanti: "Kita perlu memiliki pola pikir bahwa perlu waktu untuk keluar dari pandemi ini."

Peringatan mereka mengemuka ketika sejumlah negara mulai melonggarkan aturan karantina wilayah atau lockdown. Berbagai pemimpin juga mulai mempertimbangkan cara dan waktu yang tepat untuk membuka kembali perekonomian mereka.

Dr Tedros memperingatkan tidak ada jaminan bahwa pelonggaran pembatasan sosial tidak akan memicu gelombang kedua penyebaran Covid-19.

"Banyak negara ingin keluar (dari pandemi) dengan beragam langkah. Namun rekomendasi kami masih berupa peringatan setiap negara harus berada pada tingkat (kewaspadaan) tertinggi." 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved