Sabtu, 25 April 2026

Menko PMK Muhadjir Effendy Meminta Maaf Terkait Antrean Penumpang di Bandara Soetta

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta maaf atas

Kolas Instagram/jkt.info, muhadjir_effendy
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta maaf atas kejadian antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Kamis (14/5/2020) lalu. 

"Benar terjadi (penumpukan antrean) di Bandara Soekarno-Hatta tadi pagi, hal tersebut dikarenakan validasi dokumen calon penumpang yang akan berangkat," ujar Febri, Kamis.

Menurut dia, penumpukan antrean tersebut tidak berlangsung lama. Kurang dari 30 menit, petugas sudah mengatur kembali antrean untuk melakukan physcal distancing.

Proses yang melibatkan banyak dokumen, kata Febri, membuat antrean menjadi panjang.

Ada tiga dokumen yang harus divalidasi setiap penumpang.

Dokumen itu berupa tiket pesawat, surat keterangan bebas Covid-19, dan surat tugas atau surat keterangan dari kantor dan instansi terkait.

Penjelasan Angkasa Pura II

PT Angkasa Pura II (Persero) pun memberi penjelasan terkait viralnya foto antrean panjang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Pihak Angkasa Pura II membenarkan kejadian tersebut.

Antrean calon penumpang di posko pemeriksaan dokumen perjalanan di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta itu terjadi pada Kamis (14/5/2020).

Antrean tersebut terjadi mulai pukul 04.00 WIB dan berlangsung selama 1 jam.

Sebab sekitar pukul 05.00 WIB diklaim sudah tidak terjadi lagi antrean panjang hingga sekarang.

“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB,

di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00-08.00 WIB," kata Febri dalam keterangan pers seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis.

Dia menjelaskan, antrean tersebut dikarenakan terdapat penerbangan yang keberangkatannya hampir bersamaan.

"Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan,

yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan dua penerbangan Citilink," lanjutnya.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved