Senin, 18 Mei 2026

Penjahat Terkapar Setelah Timah Panas Polisi Menembus Dadanya, Pelaku Bawa Kabur Motor

Tiga tembakan peringatan ke udara sudah dilakukan polisi sebagai tanda peringatan agar pelaku menyerah. Justru melawan petugas yang terlibat penangkap

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Istimewa
Ilustrasi: Dua penjahat yang ditembak mati saat dibawa ke kamar mayat RSU Dr Soetomo. 

TRIBUNBATAM.id, MADURA - Pelaku curanmor terkapar sesaat setelah timah panas menembus dada pelaku.

Anggota Unit Resmob Polrestabes Surabaya terpaksa mengarahkan moncong revolver ke dada kiri tersangka Ahmad Rohman (32) warga Morong, Sampang, Madura karena saat ditangkap berusaha melawan.

Tiga tembakan peringatan ke udara sudah dilakukan polisi sebagai tanda peringatan agar pelaku menyerah. Justru melawan petugas yang terlibat penangkapan.

Kondisi yang mengkhawatirkan petugas, akhirnya polisi mengambil langkah tegas.

"Satu tembakan mengenai dada kiri. Kami terpaksa lakukan itu setelah anggota kami melakukan tembakan peringatan tak dihiraukan," kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Minggu (17/5/2020).

Sementara itu, rekan Ahmad Rohman berinisial IC dilumpuhkan polisi pada kakinya.

Mereka ditangkap saat hendak melakukan aksi di Surabaya, dan terjadi penangkapan di Jalan Ir Soekarno Surabaya.

Ditembak Mati
Selain begal, anak buah Idham Azis tembak mati maling motor yang juga napi Asimilasi di Jakarta, kini polisi tak main-main dengan aksi kejahatan.

Akhirnya polisi tak main-main dengan pelaku kejahatan yang marak terjadi di tengah pandemi Virus Corona.

Setelah berhasil melumpuhkan begal yang menghantui Jakarta beberapa waktu lalu, kini polisi berhasil menembak mati maling motor.

Terungkap pelaku maling motor merupakan napi yang baru bebas berkat program Asimilasi dari Kemenkumham.

Meskipun napi baru bebas dari penjara karena Asimilasi, anak buah Idham Azis tetap menindak tegas pelaku kejahatan.

Kasus ini terjadi di Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur baru-baru ini.

Warga Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur tampaknya harus berhati-hati terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ).

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan dalam beberapa waktu terakhir terjadi enam kasus curanmor di wilayah Batu Ampar.

"Di Batu Ampar, di mana memang wilayah tersebut sudah enam kali terjadi pencurian kendaraan bermotor," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (4/5/2020).

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved