TRIBUN WIKI
Waspada Gejala Sakit Kepala, Bisa Jadi Penyebab Penyaikit Kanker Otak
Pusing bukanlah suatu penyakit. Namun bisa menjadi gejala dari suatu penyakit serius seperti kanker otak.
Bedanya, jika pada bagian tubuh lain, tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, sementara di otak bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa.
Melansir Kompas dari Buku Agar Otak Sehat (2) (2013) oleh Pangkalan Ide, otak memiliki bagian dan fungsi yang berbeda-beda, sehingga gejala yang timbul akibat kanker otak juga bisa berlainan.
Namun, secara garis besar, semua jenis kanker otak bisa menimbulkan gejala pusing atau nyeri kepala.
Para ahli memperkirakan bahwa 1 persen penyebab terjadinya nyeri kepala adalah karena terjadinya kanker otak.
Sementara diperkirakan pula 30 persen gejala awal terjadinya tumor otak dan kanker otak adalah mengalami nyeri pada kepala.
Adapun gejala lanjut diketemukan pada 70 persen kasus.
Sifat dari terjadinya nyeri kepala akibat kanker ini dapat bervariasi, mulai dari yang ringan dan episodik, sedang, atau bahkan sampai berat dan berdenyut.
Gejala kanker otak berupa nyeri kepala ini pada umumnya semakin berat pada malam hari.
Pusing kepala tersebut juga bisa muncul saat bangun tidur di pagi hari serta dalam keadaan terjadinya peningkatan tekanan tinggi intracranial.
Selain itu, adanya nyeri pada kepala dengan psikomotor asthenia perlu juga dicurigai akan adanya tumor otak dan atau kanker otak.
Psikomotor asthenia adalah terjadinya perubahan mental yang ringan.
Kondisi mental yang termasuk gejala serebral umum ini adalah terjadinya kehilangan spontanitas.
Perubahan mental ringan tersebut bisa dirasakan oleh keluarga dekat penderita.
Contoh perubahan mental ringan, seperti:
- Mudah tersinggung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sakit-kepala.jpg)