Paling Banyak Dapat Bantuan dari Pemerintah, Warga Sagulung Batam Diminta Banyak Bersyukur
Warga Sagulung diketahui paling banyak menerima bantuan dari pemerintah. Baik lewat KKS maupun BST
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Di hadapan ratusan warga Kecamatan Sagulung, Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sagulung, Saptono mengatakan, warga patut bersyukur atas banyaknya bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Pasalnya dari data penerima, diketahui paling banyak berada di Sagulung.
"Data penerima bantuan dari pemerintah di Kota Batam, paling banyak di wilayah kita, Sagulung. Dimana jumlah penerima Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) sebanyak 902 kepala keluarga (KK), sementara penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 5.333 KK," kata Saptono, Selasa (19/5/2020).
Patut disyukuri lagi, di tengah wabah virus Corona yang terjadi saat ini pemerintah pusat menaikkan jumlah dana yang diterima masyarakat.
"Sebelumnya pada bulan Januari 2020, penerima hanya mendapat bantuan dana yang bisa ditukar dengan sembako senilai Rp 110 ribu,"kata Saptono.
Sementara dari bulan April sampai enam bulan ke depan, di tengah wabah virus Corona yang terjadi saat ini, pemerintah kembali menaikkan menjadi Rp 200 ribu yang bisa ditukar dengan sembako di e-warung atau agen yang ditunjuk pemerintah pusat.
"Jadi kita bersyukur, penerima bisa membelanjakan uang yang diberikan pemerintah setiap bulannya di e-warung yang ditentukan,"kata Saptono.
• Resep Es Agar Jeruk Rumput Laut, Minuman Segar dengan Tambahan Asam Manisnya Jeruk
• Corona di Batam Melonjak Lagi, Tambah 13 Kasus Baru Covid-19
Dia juga mengatakan, bantuan pemerintah melalui KKS tidak bisa diuangkan melainkan ditukar dengan sembako.
"Jadi bapak ibu penerima bantuan KKS bisa mendatangi e-warung dikelurahan masing-masing untuk membelanjakan uang yang diberikan pemerintah,"kata Saptono.
Tak Bisa Diuangkan
Warga Kecamatan Sagulung, Kota Batam, penerima bantuan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), hanya bisa mengambil sembako senilai uang yang dikirimkan oleh Pemerintah Pusat.
Bantuan melalui Kementerian Sosial itu dikirim ke rekening penerima di e-warung atau agen BRIlink yang ditunjuk di kelurahan masing masing.
Sembako yang bisa ditukar dengan nilai uang yang diberikan Pemerintah pusat adalah beras 10 kilogram, telur satu papan lebih 14 butir dan kacang hijau satu kilogram.
"Jumlah tersebut bisa bertambah atau berkurang sesuai dengan harga sembako di lapangan," kata Saptono, Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sagulung.
Saptono mengatakan, penerima KKS bisa menukar nilai uang yang dikirim setiap bulan dengan sembako ke e-warung yang ditentukan.
"Jadi jangan minta uang," kata Saptono.
Dia juga mengingatkan kepada para agen atau pemilik BRIlink di e-warung agar tidak melayani warga yang meminta uang.
"Jadi warga harus menukar dengan sembako yang sudah ditentukan," kata Saptono.
Dia juga menghimbau kepada seluruh penerima KKS agar menyimpan kartu BRI dengan baik.
"Kalau kartunya rusak atau hilang, pengurusannya sangat sulit dan harus menunggu lama,"kata Saptono.
Dia melanjutkan, pengurusan kartu KKS yang rusak atau hilang harus melalui TKSK, dilanjutkan ke Dinas Sosial, selanjutnya datanya akan dikirim ke Kementerian sosial.
"Jadi prosesnya sangat ribet, dan belum tentu satu dua bulan bisa selesai, karena yang harus diurusi Kementerian Sosial ini untuk seluruh Indonesia," kata Saptono.
Padati Kantor Camat
Diberitakan, warga Kecamatan Sagulung, Batam, memadati kantor Camat Sagulung untuk pengambilan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) tahap ke tiga.
Total keluarga penerima bantuan melalui KKS di Kecamatan Sagulung tahap ke tiga sebanyak 902 Kepala Keluarga (KK).
Untuk Selasa (19/5/2020), jadwal pembagian KKS untuk tiga kelurahan yakni Kelurahan Sei Pelenggut, Kelurahan Sagulung Kota dan Kelurahan Sungai Binti.
Pembagian KKS dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sagulung, melalui kantor Cabang BRI Pasar Melayu, didampingi oleh TKSK Kecamatan Sagulung dan Pihak Kecamatan Sagulung.
Jumlah penerima KKS untuk tiga kelurahan di Sagulung sebanyak 378 KK, dimana untuk kelurahan Sei Pelenggut sebanyak 238 KK, Kelurahan Sagulung Kota sebanyak 230 KK dan Kelurahan Sei Binti sebanyak 110 KK.
Sebelumnya KKS sudah dibagikan kepada warga untuk tiga kelurahan yakni Kelurahan Tembesi, Kelurahan Sei Langkai dan Kelurahan Sei Lekop.
"Ini hari terakhir untuk pembagian KKS di Kecamatan Sagulung,"kata Saptono, Ketua TKSK Kecamatan Sagulung.
Saptono mengatakan warga penerima KKS bisa memanfaatkan bantuan dari pemerintah tersebut selama wabah Covid-19.
"Kita bersyukur bantuan pemerintah sangat banyak diterima masyarakat Sagulung,"kata Saptono.
(tribunbatam.id/Ian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1905ketua-tksk-sagulung.jpg)