Minggu, 26 April 2026

VIRUS CORONA DI ITALIA

Usai Italia Longgarkan Lockdown, Basilika Santo Petrus di Vatikan Kembali Dibuka

Italia telah melonggarkan lockdown usai dihantam Covid-19. Sehubungan dengan itu, Basilika Santo Petrus yang berada di Vatikan juga kembali dibuka.

IStimewa
Vatikan. 

Langkah itu dilakukan untuk memperingati 100 tahun kelahiran Paus asal Polandia, yang mengusahakan perdamaian dunia sejak 1978 hingga wafatnya pada 2005.

Di Milan, katedral Duomo bakal menggelar misa pada 10.30 waktu setempat. Pekan lalu, pihak gereja bakal memperkenalkan gawai.

Nantinya, benda itu bakal dipakai di leher dan akan berbunyi pelan serta mengeluarkan getaran ketika umat dianggap terlalu dekat.

Sebagai persiapan dalam membuka basilika, dilakukan penyemprotan disinfektan di area seluas 23.000 meter persegi pada Jumat (15/5/2020).

Basilika Santo Petrus, bersama dengan tiga basilika kepausan lainnya, akan mematuhi instruksi yang dikeluarkan kementerian dalam negeri.

Antara lain adalah membatasi jumlah umat yang hendak melakukan misa di gereja hingga 200 orang, demikian dilaporkan AFP.

Selain pelonggaran ibadah, masyarakat Negeri "Pizza" juga diizinkan untuk menghadiri kegiatan lain seperti pernikahan maupun pemakaman.

Sama seperti kebijakan peribadatan, publik yang hendak menghadiri pernikahan atau pemakaman harus mengenakan masker dan menjaga jarak.

Mulai 3 Juni 2020, Pemerintah Italia Kembali Izinkan Perjalanan dari dan ke Luar Negeri

 Italia telah melonggarkan lockdown di negaranya usai jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 menurun.

Terbaru, Italia telah menyetujui dekrit yang akan mengizinkan perjalanan ke dan dari luar negeri.

Perizinan ini direncanakan sudah bisa dimulai kembali pada 3 Juni 2020 mendatang.

Ini menjadi langkah besar selanjutnya dalam pelonggaran penguncian di negara dengan sistem lockdown paling paling kaku di dunia.

Sabtu (16/5/2020), Pemerintah Italia mengumumkan, akan mengizinkan perjalanan ke seluruh negeri pada 3 Juni 2020.

Walau beberapa daerah bersikeras untuk melakukan relaksasi lebih cepat, namun Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte tetap bersikeras untuk melakukan pelonggaran secara bertahap untuk dapat kembali ke kehidupan normal guna mencegah gelombang kedua infeksi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved