Breaking News:

RAMADHAN DI BATAM

Pedagang Cincau di Batam Mengeluh, Penjualan Merosot Jelang Akhir Ramadan

Pedagang cincau di pasar Cipta Land, Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam ini mengaku, penurunan penjualan cincau dirasakan sejak 2 hari lalu.

Net
Foto ilustrasi es cincau - Penjual cincau di Kota Batam mengeluhkan turunnya penjualan di akhir bulan Ramadan 2020 ini. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. Cincau yang semula menjadi komoditas yang paling diburu saat Ramadan, kini mengalami penurunan dari sisi penjualan.

Hal ini yang dialami penjual cincau di Kota Batam, Provinsi Kepri, Nurli misalnya.

Pedagang cincau di pasar Cipta Land ini mengaku, penurunan penjualan cincau dirasakan sejak 2 hari lalu.

"Udah mulai berkurang peminatnya. Mungkin karena puasa juga sudah mau selesai. Orang-orang kebanyakan belanja untuk kebutuhan lebaran," ujarnya, Rabu (20/5/2020).

Hal senada juga disampaikan penjual cincau di Pasar Sei Jodoh, Muenah.

Pada awal puasa, ia mengaku dapat menjual 10 Kilogram cincau dalam satu hari.

"Sekarang paling 2 sampai 3 Kilogram dalam sehari. Itu pun yang membeli pedagang cincau. Kalau untuk rumah tangga sepertinya udah tidak marak lagi," ucapnya.

Di pasar Tiban Center, satu Kilogram cincau dijual seharga Rp 12 Ribu.

Pantauan TribunBatam.id di pasar tersebut, banyak pedagang Cincau yang bermunculan selama bulan Ramadhan.

Kini, satu per satu penjual cincau dadakan mulai berkurang. Beberapa pedagang memilih untuk tidak menyediakan persediaan stok Cincau jelang lebaran.

Minim Penumpang, Kapal Tujuan Singapura dari Pelabuhan Harbour Bay Batam Batal Berangkat

Sinopsis Film The Mortal Instruments: City of Bones, Tayang Pukul 23.30 WIB di Bioskop Trans TV

Halaman
123
Penulis: Rebekha Ashari Diana Putri
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved