Pengusaha Jual Beli Mobil Ditemukan Tewas Terikat di Bengkel, Kepala Remuk Dipukul Pakai Martil
Pengusaha jual beli mobil itu ditemukan tewas mengenaskan di bengkel langganannya
TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Polisi berhasil mengungkap pembunuhan Henry Goh (28), seorang pengusaha jual beli mobil di Medan, Sumatera Utara.
Pengusaha itu ditemukan tewas mengenaskan di bengkel milik temannya.
Korban meninggal dalam kondisi terikat dibunuh pemilik bengkel langganannya.
Polisi mengungkap kondisi korban yang meninggal akibat dipukul berkali-kali pakai martil, sekop, dan dicekik dengan tali nilon.
Dua tersangka tersebut kini terancam hukuman mati.
Satu pelaku lainnya yang merupakan otak pembunuhan adalah Arman Pohan (33), pemilik bengkel yang masih DPO.
Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 atau Pasal 338 KUHP.
"Para pelaku terancam ancamn hukuman mati atau penjara seumur hidup," tegasnya saat konfrensi pers, Rabu (20/5/2020) di Mapolrestabes Medan.
Ia membeberkan dari hasil pemeriksaan tersangka April Andi Harahap diketahui aksi kejahatan ini sudah direncanakan sebelumnya.
"Jadi hasil pemeriksaan dari tersangka AAH ini, jadi sebelumnya abang iparnya tersangka AP ini sudah pernah merencanakan untuk mengambil mobilnya.
Hingga akhirnya mereka gelap mata dan membunuh korban," ujarnya.
AKBP Ronny mengatakan korban dan tersangka saling mengenal.
Hubungan mereka antara agen mobil dan bengkel cat mobil.
"Motif tersangka ingin menjual harta benda korban," cetusnya.
Ronny membeberkan bahwa awal kasus terungkap dari laporan istri korban yang mengatakan suaminya hilang sejak 13 Mei 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-5-2020-pembunuhan-bos-jual-beli-mobil.jpg)