Kamis, 11 Juni 2026

Bocoran Episode Terakhir Sinetron Preman Pensiun 4 Malam Ini, Kamis (28/5) Pukul 19.00

Bocoran sinopsis sinetron Preman Pensiun 4 RCTI yang mana hari ini, Kamis (28/5) adalah episode terakhirnya.

Tayang:
Instagram @mncp_premanpensiun.rcti
Episode terakhir Preman Pensiun 4 yang tayang malam ini, Kamis (28/5/2020), pukul 19.00 WIB di RCTI. 

TRIBUNBATAM.ID - Episode terakhir sinetron Preman Pensiun 4 tayang malam ini, Kamis (28/5) pukul 19.00 WIB.

Bocoran cuplikan episode terakhir dari akan berlanjut saat Otang menelepon Toni.

Hal ini bisa diketahui dari cuplikan Instagram @mncp_premanpensiun.rcti

Wali Kota Bogor Tak Khawatir Terjadi Lonjakan Kasus Corona Saat New Normal: Ngapain Takut

Dalam video itu, Otang terlihat dicegat oleh seseorang. Dia seperti hendak dipukul.

Adegan berlanjut saat Otang menelpon Toni.

Otang mengatakan, jika ingin perang, lebih baik perang saja sekalian, jangan menyuruh orang untuk mencegatnya.

Sementara itu, ada juga adegan saat Ujang, Murad, Pipit, dan Mang Uu membicarakan soal Kang Mus.

Ujang mengatakan, Kang Mus saat ini lebih banyak diam di rumah, tak mau mengurusi bisnis di jalan.

Murad menimpali, Kang Mus mungkin saat sudah terlalu capek dan banyak pikiran.

Setelah itu, adegan berganti ketika Kang Mus dan istrinya, Ceu Esih sedang berbicara di teras rumah.

Kang Mus berbicara, dirinya harus tetap sehat.

Ceu Esih bertanya, ada apa dengan suaminya tersebut.

RSBP Batam Saat Ini Rawat 14 Pasien Corona, 9 Orang Positif Covid-19, 4 Lainnya PDP

Namun, Kang Mus seperti meneteskan air mata.

Dia mengusap matanya menggunakan kaus putih yang dikenakannya.

"Kang Mus udah banyak diem dirumah, dan nggak mau lagi ngurusin soal Bisnis dijalan. Mau tau kelanjutan kisahnya?," tulis @mncp_premanpensiun.rcti, dikutip TribunJabar.id, Kamis (28/5/2020).

Cuplikan Episode Sebelumnya

Seperti sebelumnya, akun Instagram resmi Preman Pensiun 4, @mncpp_premanpensiun.rcti juga mengunggah video cuplikan Preman Pensiun 4 yang tayang pada Rabu (27/5/2020).

Dalam cuplikan itu, ada adegan saat Kang Mus dan Ceu Esih sedang mengobrol di teras rumah.

Kang Mus yang mengenakan kaus putih sedang menikmati kopi.

Ceu Esih lalu bilang, anak mereka, Safira ingin berkuliah di Jakarta, tak mau di Bandung.

Namun, Kang Mus menjawab, sebaiknya ia dan istrinya itu ikut tinggal di Jakarta juga.

Selain cuplikan tersebut, ada juga cuplikan saat Willy bertemu dengan kelompok Toni.

Tragedi Praka Martin Bunuh Istri, Dibantu Dua Wanita Lain

Seperti diketahui, kelompok Toni yang dikomandoi Bubun ingin kembali merebut terminal.

Willy mengatakan, jika kelompok Toni ingin merebut lagi terminal, harus membayar utang-utang yang ditinggalkan Bos Bubun.

Sementara itu, cuplikan lainnya adalah saat Saep, pencopet yang dikenal memiliki anak buah, malah kena rampok.

Tentu saja, anak buah Saep, Gugum syok melihat bosnya yang merupakan copet malah dirampok.

Cuplikan dalam video juga menunjukkan Gugum berniat untuk beralih profesi, dari copet menjadi pengemudi ojek online Gober.

Menurut laman mncpictures.com, Preman Pensiun 4 memang tayang selama 30 episode di bulan Ramadan.

RSBP Batam Saat Ini Rawat 14 Pasien Corona, 9 Orang Positif Covid-19, 4 Lainnya PDP

Kendati demikian, banyak cerita serial Preman Pensiun 4 yang masih menggantung.

Cerita yang menggantung itu misalnya adalah mengenai berhasil atau tidaknya bisnis kicimpring Kang Mus.

Kang Mus memang mendapatkan investasi untuk berbisnis kicimpring dan melakukan re-branding menjadi Kicimpring Family.

Cerita perebutan terminal antara Willy dkk dan kelompok Toni pun masih menggantung.

Selain itu, cerita mengenai pencopet yang ingin bertobat juga masih menarik untuk dinantikan kelanjutannya.

Berikut adalah link live streaming Preman Pensiun 4:

Link 1 | Link 2

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Jangan Lewatkan! Episode Terakhir Preman Pensiun 4, Ini Bocoran Ceritanya, Kang Mus Sedih, Ada Apa?

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved