Breaking News:

Conrad asal Singapura Temukan Potensi Migas Jumbo di Natuna

Perusahaan minyak dan gas bumi asal Singapura Conrad Petroleum Ltd yang merupakan operator Blok Duyung menemukan potensi migas jumbo di Natuna

(Geoseismic-seasia)
Kawasan perairan Natuna 

Miltos Xynogalas, CEO Conrad Petroleum Ltd mengungkapkan, hasil audit GCA sangat memuaskan tidak hanya karena mereka mengkonfirmasi sumber daya besar dari Lapangan Mako, tetapi juga karena mereka mendukung pekerjaan teknis berkualitas tinggi yang dilakukan oleh Conrad.

Selama tiga tahun terakhir, perusahaan mengebor tiga sumur yang sukses dan melakukan berbagai studi teknis yang ketat. "Upaya kami, didukung oleh mitra usaha kami, telah membuktikan sumber daya bernilai tinggi dari akumulasi Mako dan telah membawa lapangan lebih dekat ke pengembangan," kata dia dalam keterangan tertulis ke Kontan.co.id, Kamis (28/5).

Kata dia, Ini adalah pencapaian luar biasa bagi perusahaan yang relatif muda seperti Conrad untuk dapat mengidentifikasi dan menghasilkan hampir 0,5 Tcf sumber daya gas di Mako, sumber daya yang dekat dengan infrastruktur yang ada dan pasar gas yang mapan.

"Perusahaan sekarang diposisikan untuk membawa proyek ke FID, pencapaian berikutnya dan sangat penting dalam peta kami menuju produksi. ungkap dia

Asal tahu saja, PSC Duyung mencakup sekitar 890 km2 di provinsi Kepulauan Riau, terletak di perairan lepas pantai Indonesia di Laut Natuna. Lokasi ini dekat dengan Sistem Transportasi Natuna Barat (WNTS), pipa gas alam yang menghubungkan tiga blok produksi di Laut Natuna ke Singapura.

WNTS saat ini memasok sekitar 0,4 miliar kaki kubik (Bcf) gas alam per hari ke Singapura. Conrad adalah operator dan memiliki 76,5% hak partisipasi di Duyung. Mitranya, Coro Energy Plc dan Empyrean Energy Plc, masing-masing memiliki 15% dan 8,5% partisipasi interes.

Sedangkan Conrad Petroleum adalah perusahaan hulu minyak dan gas swasta yang berdomisili di Singapura dengan kantor pusat operasional di Jakarta, Indonesia. Perusahaan memiliki basis aset yang berfokus pada perairan dangkal di lepas pantai Indonesia, terutama menargetkan gas alam di dekat infrastruktur yang ada.

Conrad Petroleum adalah pemegang dan operator dari tiga Kontrak Bagi Hasil (PSC) di lepas pantai Indonesia: PSC Duyung (76,5% WI), PSC Offshore North X-Ray (100% WI) dan PSC Offshore Mangkalihat (100% WI).(*)

Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/conrad-kontraktor-migas-asal-singapura-temukan-potensi-migas-jumbo-di-natuna

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved