Rabu, 22 April 2026

TRIBUN WIKI

BAHAYA Terlalu Sering Konsumsi Vitamin Dosis Tinggi, Rusak Syaraf hingga Hati

Konsumsi suplemen atau vitamin dosis tinggi bisa berdampak negatif bagi kesehatan dalam jangka panjang.

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Suplemen vitamin biasanya dikonsumsi untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Karenanya tak mengherankan jika banyak orang yang berburu suplemen dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar tak terserang penyakit.

Padahal, kemampuan tubuh melawan infeksi virus atau bakteri tak cuma bergantung pada nutrisi dari vitamin dan mineral.

Sistem daya tahan tubuh tergantung pada kondisi fisik, biokimia, dan kemampuan sel yang sehat untuk menangkal penyakit.

Bijak konsumsi suplemen vitamin

Ada beberapa nutrisi penting untuk menunjang sistem daya tahan tubuh.

Antara lain vitamin A, B6, B12, C, D, E, serta folat, seng, besi, tembaga, selenium, dan magnesium.

Semua sel yang sehat dalam tubuh membutuhkan nutrisi untuk membantu sistem daya tahan tubuh.

Orang yang sehat umumnya dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dari makanan bergizi seimbang dan lengkap.

Nutrisi dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak sudah cukup untuk menjaga kesehatan yang optimal.

Konsumsi suplemen atau vitamin dosis tinggi tidak diperlukan apabila tubuh sudah diberi asupan bergizi lengkap dan seimbang.

Akan tetapi, suplemen atau vitamin tertentu dibutuhkan orang lansia, pemilik masalah kesehatan, ibu hamil, perokok, orang yang kurang tidur, pelaku diet ketat.

Bahaya kelebihan vitamin bagi tubuh

Konsumsi suplemen atau vitamin dosis tinggi bisa berdampak negatif bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C, B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9 (folat), dan B12, bisa diserap tubuh dan sisanya dikeluarkan dalam bentuk urin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved