Saat Seorang Pakar Komunikasi dan Dosen di Bandung Masuk Daftar Penerima Bansos Rp 600 Ribu/Bulan

Ari Agung Prastowo kaget saat dirinya diumumkan menjadi salah satu penerima bantuan sosial tunai Covid-19 dari Kementerian Sosial.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
ILUSTRASI: Warga memadati kantor Pos Sekupang untuk melakukan pengambilan bantuan sosial tunai, Selasa (19/5/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BANDUNG- Pemerintah menggelontorkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi virus corona.

Sayangnya, bantuan sosial tersebut kerap salah sasaran. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Bandung.

Ari Agung Prastowo kaget saat dirinya diumumkan menjadi salah satu penerima bantuan sosial tunai Covid-19 dari Kementerian Sosial.

Pria yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung ini terkejut ketika mengetahui namanya muncul pada form atau surat tertera keterangan berdasarkan keputusan pemerintah Republik Indonesia. Cq (Casu Quo) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Tidak ada awal sebenarnya, karena tiba-tiba kami mendapatkan pemberitahuan di grup tempat tinggal kami," ujar Ari saat dihubungi Tribun melalui ponselnya, di Kota Bandung, Kamis (28/5/2020).

 

FOTO-FOTO Shalat Jumat Perdana di Masjid Agung Batam Setelah Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

PASIEN Positif Corona Tambah 1 Orang, Total Kasus Covid-19 di Batam hingga Kamis (28/5) Capai 110

DAFTAR 7 Pasien Positif Covid-19 di Batam yang Dinyatakan Sembuh, Paling Banyak dari RSKI Galang

Menurutnya, disampaikan melalui koordinator tempat tinggalnya bahwa akan ada petugas dari Rukun Tetangga yang membagikan form bantuan terdampak Covid-19.

"Kami yang tinggal di komplek ini juga bingung bantuan apa ini yang dimaksud. Setelah kami mendapatkan formnya, ternyata itu berisi tentang bantuan dari tahap satu sampai tahap tiga," katanya.

Padahal pakar komunikasi politik itu bilang merasa tak pernah didatangi oleh pengurus RT dan RW setempat.

Bahkan, juga tidak pernah diminta data terkait dengan bantuan sosial tersebut.

"Sama sekali tidak pernah dimintai data apapun. Tiba-tiba saya langsung memperoleh form ini saja," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved