Rabu, 15 April 2026

Cocok untuk Instagram dan Whatsapp, Kata Bijak atau Quotes Peringatan Hari Lahir Pancasila

Kata mutiara atau quote dari sejumlah tokoh ini bisa digunakan untuk penyemangat peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tribunkaltim.co/Arief Zulkifli Selamat Hari Lahir Pancasila
Ucapan untuk hari Lahir Pancasila 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kata mutiara atau quotes dari sejumlah tokoh ini bisa digunakan untuk penyemangat peringatan Hari Lahir Pancasila.

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Sejak tahun 2017, Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional menurut Keppres Nomor 24 Tahun 2016.

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945, seperti dikutip dari Wikipedia.

Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Di momen 1 Juni, Anda dapat mengunggah ucapan bijak dari tokoh mengenai Pancasila di media sosial.

Soekarno, Mohammad Yamin, dan Dr. Soepomo, Sosok di Balik Lahirnya Pancasila

Berikut adalah kumpulan kata bijak dari tokoh mengenai Pancasila yang dihimpun TribunJabar.id dari JagoKata.com dan TribunJatim.com, Jumat (29/5/2020):

1. "Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi kami, tradisi-tradisi kami sendiri, dan aku menemukan lima butir mutiara yang indah."

- Soekarno

2. "Kita tidak boleh berhenti bekerja untuk menghadirkan Pancasila."

- Joko Widodo

3. "Sekarang banyak prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan dan ketuhanan, lima bilangnya. Namun bukan panca dharma, tetapi saya namakan ini dengan dengan petunjuk seseorang teman ahli bahasa, namanya ialah pancasila. Sila artinya azas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mandirikan negara Indonesia, kekal dan abadi."

- Ir. Soekarno

4. "Pancasila bukan agama, tidak betentangan dengan agama dan tidak digunakan untuk menggantikan kedudukan agama."

- Abdurrahman Wahid atau Gus Dur

5. "Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Indonesia, harus ditaati, harus diamalkan, harus tetap dipertahankan, dan harus dijaga kelestariannya."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved