Hubungan India dan China Memanas, Kedua Negara Siagakan Militer di Perbatasan Masing-masing
Hubungan bilateral antara India dan China memanas setelah sebelumnya pasukan dari kedua negara terlibat insiden di perbatasan, awal Mei 2020 lalu
Para pakar percaya bahwa pertikaian terbaru adalah yang paling serius sejak kemunduran militer selama 73 hari pada tahun 2017 di sepanjang perbatasan tanpa tanda di tri-persimpangan terpencil Sikkim, Tibet dan Bhutan yang dikenal sebagai Doklam.
Sebanyak 5.000 tentara China telah dikerahkan dalam beberapa pekan terakhir di beberapa lokasi di Ladakh timur, termasuk Danau Pangong dan Lembah Galwan.
Kondisi ini membawa kekhawatiran akan meningkatnya eskalasi militer ke dua negara.
Yang bila tak ditangani dengan baik, bukan tak mungkin akan memicu perang dua negara.
Mengulang konflik antara China Vs India pada 1962 silam.
Sebelumnya, sekitar 250 tentara China dan India terlibat dalam bentrokan pada 5 Mei.
Lebih dari 100 tentara dari kedua belah pihak terluka dalam perkelahian karena lemparan batu.
Menurut sebuah laporan oleh surat kabar The Indian Express pada hari Jumat, gambar satelit dari militer India menunjukkan pasukan China telah membangun struktur sementara di sisi perbatasannya.
Dan juga mengerahkan setidaknya 16 tank, sejumlah kendaraan tempur infanteri, mesin excavator dan truk.
Namun demikian, seorang pejabat senior militer India yang tidak disebutkan namanya dikutip oleh kantor berita Press Trust of India mengatakan bahwa "kekuatan Angkatan Darat India di daerah itu jauh lebih baik daripada musuh kita".
Materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ketegangan di perbatasan China dan India memanas, ini penyebabnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/china-vs-india-ratusan-pasukan-militer-china-dan-militer-india-baku-tembak-di-wilayah-perbatasan.jpg)