Penemuan Terbaru, Ditemukan Virus Corona dalam Sperma Pasien Covid-19, Bisa Menular Saat Berhubungan
Tak hanya itu, hal tersebut juga berarti bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 melalui hubungan seksual.
TRIBUNBATAM.id –Penyebaran Virus Corona terbaru, ditemukan dalam Sperma manusia.
Artinya, penyakit ini bisa menular melalui Hubungan badan.
Sebuah fakta baru tentang virus corona ditemukan oleh tim peneliti asal China.
• Bersama Danramil Batam Barat, Kapolsek Batuaji Sisir Pasar Jelang Penerapan New Normal di Batam
• Kantor Samsat Tanjungpinang Kembali Beroperasi Pasca Ditutup, Warga Antusias Urus Pajak Kendaraan
• Warga Batam Berjuang Dapatkan Akte Lahir, 2 Hari Bolak Balik Disdukcapil Hingga Tinggalkan Dagangan
Ya, baru-baru ini, tim peneliti China menemukan adanya kode genetik virus corona baru SARS-CoV-2 pada sperma beberapa pasien Covid-19.
Temuan baru ini pun menandakan bahwa virus ini bisa memasuki organ reproduksi seperti testis pria.
Tak hanya itu, hal tersebut juga berarti bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 melalui hubungan seksual.
Mengutip dari Kompas.com, temuan ini dilaporkan dalam jurnal JAMA Network Open dari American Medical Association, asosiasi medis Amerika.
• Penundaan Keberangkatan JCH Indonesia Pengaruhi Pendapatan Tahunan Garuda
• Pria Misterius Marah-marah Sambil Bawa Parang ke Pasar Hewan, Ajak Duel Pedagang Disana
• Penjarahan Toko di Amerika, Pimilik Toko Marah Halau Warga yang Rusak Tokonya Pakai Senapan Militer
Awalnya, tim peneliti dari Changchue Municipal Hospital di Provinsi Henan, China, mendeteksi adanya virus SARS-Cov-2 pada enam dari 38 pasien pria yang dirawat di rumah sakit tersebut.
Penelitian terhadap mereka dilakukan pada saat puncak wabah sedang terjadi di China, yaitu pada bulan Januari dan Februari 2020.
Secara persentase jumlah ini termasuk sedikit. Sebanyak 16% dari temuan memperlihatkan adanya bukti virus corona di dalam sperma.
Dari kasus yang diteliti, sekitar seperempatnya berada dalam tahap infeksi yang akut. Sedangkan, 9 persen dari mereka kemudian pulih.
Dengan adanya penelitian tersebut, kemudian muncul pertanyaan, apakah virus corona dapat ditularkan melalui hubungan seks?
“Kami menemukan bahwa SARS-CoV-2 bisa ditemukan pada sperma pasien yang positif COVID-19, dan SARS-CoV-2 mungkin masih bisa dideteksi dalam sperma pasien yang sedang dalam penyembuhan,” tulis tim peneliti di jurnal JAMA.
Berdasarkan temuan ini, tim peneliti menyatakan hal ini merupakan sesuatu yang harus diperhatikan dan membutuhkan adanya penelitian lebih lanjut, terutama untuk mencari tahu apakah virus corona bisa ditularkan melalui hubungan seks.
“Bahkan ketika virus ini tidak bisa menggandakan diri di dalam sistem reproduksi pria, mereka bisa tetap ada di situ, kemungkinan hasil dari kekebalan istimewa dari testis,” tulis Dr Diangeng Li dan rekan-rekannya.
Kekebalan istimewa ini berarti sistem imunitas tubuh tidak bisa sepenuhnya mencapai daerah tersebut guna menyerang virus yang masuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sperma_20170220_133145.jpg)