VIRUS CORONA DI BATAM

Alasan Banyaknya Pasien Positif Covid-19 hingga Zona Merah Corona, Ini Alasan Batam Tak Lakukan PSBB

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menegaskan, Kota Batam tak pernah melakukan PSBB selama pandemi Covid-19. Ternyata ini alasannya

TRIBUNBATAM.ID/ARDANA NASUTION
Wali Kota Batam HM Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi, Kepala BTKL Kelas 1 Batam Slamet Widodo, saat melakukan konferensi pers, Kamis (19/03/2020) di Kantor Wali Kota Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan keluh kesahnya terkait virus corona yang terjadi di Kota Batam.

Selain mengungkap alasan banyaknya pasien positif Covid-19 hingga berstatus zona merah virus Corona, Rudi mengungkap alasan mengapa Batam tak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penyebaran virus corona di Batam menurutnya sudah sampai ke daerah hinterland atau kawasan pulau.

"Sekitar tiga atau empat hari lalu, warga Lingga berobat kesini. Setelah dicek nyatanya positif. Jadi kalau Lingga dibilang zona hijau tak ada Covid-19, nyatanya yang sakit dibawa ke Batam dia positif. Di sana tak punya kelengkapan, termasuk Tanjungbalai dan daerah lain. Apabila kami menutup Batam apa yang akan terjadi. Jadi yang kami lakukan Batam harus menyatu dengan Covid-19," ucapnya, Rabu (3/6/2020).

Dalam rapat via zoom bersama Kadin Kepri, pihaknya mengaku terus mencari dan melacak pasien positif, termasuk yang kontak dengan pasien tersebut.

Ini menurutnya penting sehingga bisa langsung diambil penanganan dan pencegahan.

Seperti diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 tercatat menembus angka 140 orang, dimana 97 di antaranya kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Rudi mengakui wilayah Kota Batam yang terbilang kecil, sebenarnya mudah untuk isolasi. Apalagi sudah ditetapkan protokol kesehatan.

Seperti pakai masker dan tetap jaga kebersihan, dalam waktu yang singkat virus ini akan selesai.

"Kami sudah sampaikan melalui Kadispar Provinsi. Saya sudah perintahkan asisten untuk membersihkan seluruh Kecamatan Nongsa supaya betul-betul bisa jadi jalur hijau. Dimana di Batam ada 12 kecamatan. Tiga kecamatan pulau masih jalur hijau. Nongsa memang masih ada 1 yang belum terselesaikan. Ini kami minta selesaikan. Supaya pariwisata bisa di Batam bisa dibuka," sebutnya.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved