Kamis, 11 Juni 2026

Modal Postur Tubuh Gagah, Pria Mengaku-ngaku Perwira Polisi Ini Tipu & Kencani Belasan Cewek

Sang perwira gadungan berhasil memperdaya dan mengencani belasan gadis di hotel

Tayang:
KOMPAS.COM/HANDOUT
Pelaku penipuan, Haryadi (24), polisi gadungan saat ditangkap polisi di Palembang 

TRIBUNBATAM.id, PALEMBANG - Belasan gadis di Palembang dilaporkan jadi korban rayuan maut seorang pria yang mengaku-ngaku perwira polisi.

Tak main-main, sang perwira gadungan itu telah mengencani belasan cewek di hotel. Wajah ganteng dengan postur tegap dan gagah ditambah pengakuannya bahwa dia seorang perwira polisi membuat mudah aksinya di lapangan.

Para korban awalnya percaya dengan pengakuannya dan bersedia diajak kencan. Namun, belakangan sosok sebenarnya pria tersebut terungkap setelah korbannya melaporkan penipuan. 

Di Jakarta sebelumnya, 5 pria polisi gadungan juga menipu seorang pemuda dengan menggunakan mobil modifikasi mirip kendaraan dinas Polri untuk meyakinkan korbannya.

Para polisi abal-abal itu sudah ditangkap dan kini meringkuk di balik jeruji besi.

Hanya bermodalkan kartu anggota palsu, HES berhasil mengencani belasan perempuan dan membawa kabur handphone serta barang beharga milik korban-korbannya.

Perbuatan tersangka tersebut terbongkar, setelah ia ditangkap oleh Polsek Kalidoni, Palembang usai dilaporkan oleh korban inisial TM (35), pada Selasa (02/06/2020).

Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Irene mengatakan, modus yang digunakan tersangka berpura-pura menjadi seorang anggota polisi.

Lalu, mereka mencari korban dengan menggunakan aplikasi chatting.

Korban dibawa ke hotel untuk berkencan.

Setelah korban terbuai bujuk rayu tersangka, mereka selanjutnya dibawa ke hotel maupun penginapan untuk kencan.

"Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengirimkan foto Kartu Tanda Anggota (KTA) polisi palsu," kata Irene saat gelar perkara, Rabu (3/6/2020).

Irene mengungkapkan, saat berkencan, pelaku telah lebih dulu menyiapkan kamar sebelum korban datang.

Biasanya, mereka membuka dua kamar, di mana satu kamar lagi digunakan oleh teman pelaku inisial RS (DPO).

"Setelah korban lengah, handphone atau barang berharga lainnya diambil oleh rekan pelaku yang ada di kamar sebelahnya.

Ketika korban tertidur pelaku ini langsung kabur," ujar Kapolsek.

Sementara itu, pengakuan tersangka HES, dalam aksinya tersebut ia bertugas untuk mencari korban melalui aplikasi chatting.

Setelah itu, rekannya RS akan memesan dua kamar setelah korban sepakat untuk kencan.

Sumber: Info Komputer
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved