ANAMBAS TERKINI

Sebelum Menkopolhukam dan Mendagri Tiba di Anambas, Semua Panitia Harus Jalani Rapid Test Covid-19

Panitia dan awak media yang akan meliput kedatangan dua menteri ke Kabupaten Kepulauan Anambas wajib menjalani rapid test.

TRIBUNBATAM.id/RAHMA TIKA
Dua tim medis sedang mengambil darah salah satu wartawan untuk dilakukan rapid test covid-19 sebelum melakukan liputan kedatangan dua Menteri dari Jakarta, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kedatangan Kemenkopolhukam dan Kemendagri ke Kepulauan Anambas mewajibkan seluruh stakeholder, TNI dan Polri, petugas pengaman, bahkan awak media massa untuk melakukan rapid test.

Dilakukannya rapid test secara mendadak ini membuat tim medis kesehatan harus bekerja hingga tengah malam.

Saat ditemui di salah satu ruangan yang berada di Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, tim medis yang berjumlah dua orang perempuan sedang mengambil darah salah satu wartawan yang akan melakukan liputan, Kamis (4/6/2020).

Pinni yang pertama kalinya mengikuti rapid test mengaku sempat panik dan deg-degan. 

3 Kali Ubah Jadwal dan Kantongi Surat Bebas Covid-19, Rama Tetap Saja Gagal Terbang dari Batam

"Namanya juga baru pertama kali, yang bikin panik itu kalau hasilnya reaktif, itu aja sih, kalau untuk ambil darah saya memang nggak ada takut sama sekali," ucapnya sambil tertawa.

Salah satu petugas medis yang melakukan rapid test mengatakan, mereka sudah dari pagi mengambil darah semua stakeholder, baik itu Organisasi Perangkat Daerah, TNI dan Polri, bahkan supir yang akan membawa para menteri nantinya juga sudah di rapid test.

"Yang mengikuti rapid test ini yang terlibat pada kegiatan besok, kita bersama dinkes dan RSUD yang melakukan rapid test untuk hari ini," sebut salah satu tim medis.

Rapid test yang dilakukan pada Rabu malam (3/6/2020) ada sekitar 12 wartawan dari 26 wartawan yang akan melalukan liputan pada hari ini.

Sebelumnya wartawan yang berada pada zona hijau ini tidak pernah melakukan rapid test.

Tentunya ada rasa syukur dan bahagia bisa melalukan rapid test secara gratis.

Saat menunggu hasil dengan harap-harap cemas, alhamdulillah hasil yang diperoleh adalah non rektif.

Nantinya yang sudah melakukan rapid tets mereka diperbolehkan untuk melakukan peliputan. (Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved