Minggu, 3 Mei 2026

TRIBUN WIKI

APA Itu Asphyxia? Penyebab George Floyd Meninggal

George Floyd dinyatakan tewas karena asphyxia dari kompresi leher dan punggung. Ia juga positif Covid-19, namun bukan itu penyebab kematiannya.

Tayang:
Kompas.com
George Floyd, pria berusia 46 tahun yang tewas setelah lehernya ditindih oleh polisi pada Senin (25/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. (Shutterstock via Sky News) 

Dunia medis mengenal dua jenis asphyxia yaitu fisik dan kimiawi.

Keduanya bergantung pada obyek apa yang membuat Anda tidak bisa bernapas.

Terlepas dari tragedi George Floyd, asphyxia juga bisa disebabkan oleh ketidaksengajaan atau kecelakaan.

Salah satu contoh asphyxia fisik yaitu tersedak, sebuah kondisi ketika suatu benda menghalangi jalur udara masuk menuju paru.

Lansia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tersedak karena kesulitan menelan.

Selain itu, bayi dan balita juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk tersedak.

Beberapa contoh asphyxia fisik lainnya:

- Suffocation, kondisi ketika ada suatu benda berat yang menindih wajah atau dada sehingga menyulitkan untuk bernapas.

- Strangulation, kondisi di mana leher kita tercekik oleh tali atau benda panjang.

- Overdosis obat, seperti opioid yang memiliki efek terhadap pernapasan.

Ketika meminumnya dalam dosis tinggi, Anda akan mengalami kesulitan bernapas sehingga tubuh kekurangan oksigen.

- Birth asphyxia, terjadi apabila janin mendapat sedikit asupan oksigen saat masih dalam kandungan.

Hal ini bisa terjadi apabila jumlah oksigen dalam tubuh ibu sedikit, atau ada masalah pada plasenta.

Saat dilahirkan, bayi bisa kekurangan oksigen akibat persalinan yang butuh waktu lama.

Asphyxia kimiawi

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved