TRIBUN WIKI
Cahaya Menjadi Redup, Kenali Fenomena Gerhana Bulan Penumbra
Bulan masih tampak sebagai purnama, namun kenampakannya hanya samar-samar saja atau tidak seterang bulan pada biasanya.
TRIBUNBATAM.id - Gerhana bulan penumbra adalah gerhana yang terjadi ketika posisi bulan berada di wilayah bayangan penumbra Bumi.
Karena hanya di bayangan penumbra saja, maka bulan tidak tertutup inti bayangan Bumi.
Oleh sebab itu, gerhana Bulan penumbra ini disebut juga dengan gerhana Bulan samar-samar.
Karena bulan masih tampak sebagai purnama, namun kenampakannya hanya samar-samar saja atau tidak seterang bulan pada biasanya.
Dengan demikian, manusia masih bisa melihat bulan, namun dengan cahaya yang redup, seperti ada sesuatu yang menghalanginya.
Peristiwa gerhana bulan penumbra merupakan peristiwa yang samar dan membutuhkan ketelitian untuk mengetahuinya sebagai sebuah gerhana.
Mengapa demikian?
Hal ini karena apabila kita melihat hanya dengan mata telanjang, maka akan sulit menentukan apakah bulan sedang mengalami gerhana atau tidak.
Sebab, mata manusia tetap bisa melihat cahayanya meskipun redup.
Proses Terjadinya
Untuk dapat terjadi, gerhana Bulan penumbra akan melalui beberapa tahapan dan proses.
Syarat terjadinya gerhana Bulan secara umum adalah ketika posisi Matahari-Bumi-Bulan berada pada satu garis lurus.
Dengan demikian, Bumi yang ukurannya lebih besar menimbulkan bayangan cahaya yang akhirnya jatuh ke sebagian permukaan Bulan sehingga Bulan tersebut menjadi gelap gulita dan tampak seperti menghilang tiba-tiba.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini uraian prosesnya:
1. Satu garis lurus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09012020-gerhana-bulan-penumbra.jpg)