Saat di Lampu Merah, Tuas Tranmisi Mobil Matik di D Atau N? Begini Kata Ahli

Jika sering bolak-balik D ke N dan sebaliknya. Kabarnya, perilaku seperti ini bikin transmisi matik cepat jebol. Hem, benar gak ya?

Salim/GridOto
Transmisi matik 

TRIBUNBATAM.id - Sampai sekarang hal basic ini sering jadi perdebatan. Intinya, mana yang berpotensi merusak transmisi matic saat sedang berhenti sebentar. 

Tahan di posisi transmisi D atau pindah ke N ketika sedang berhenti sebentar?

Jika sering bolak-balik D ke N dan sebaliknya. Kabarnya, perilaku seperti ini bikin transmisi matik cepat jebol. Hem, benar gak ya?

Atau harus selalu ditahan di posisi D ketika sedang berhenti sejenak?

Yuk langsung tanya ahlinya. Kali ini, kami menghubungi Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic.

"Saat mobil berhenti, komponen clutch di dalam gearbox transmisi juga akan berhenti bergerak meskipun posisi tuas sedang di D," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan komponen clutch yang terhubung dengan as roda penggerak pada dasarnya mendapat penyaluran tenaga dari input shaft di dalam torque converter.

Sedangkan input shaft bergerak menggunakan putaran turbin yang mendapatkan tenaga dari tekanan oli berasal dari putaran impeller.

"Kalau turbin-nya berhenti, otomatis penyaluran tenaga dari tekanan oli terputus di antara impeler dan turbin," jelas Hermas.

Terputusnya penyaluran tenaga inilah yang membuat kerja transmisi juga ikut berhenti, meskipun tuas sering dipindahkan di posisi D atau N dalam kondisi berhenti.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved