Blokade Jalan dan Hadang Petugas Medis Berpakaian APD, Warga Teriak Keras Tolak Rapid Test

Warga menghadang kedatangan petugas medis dengan memblokade jalan dan memasang spanduk menolak rapid test.

Dok Istimewa
Seorang petugas medis yang mengenakan APD lengkap diteriaki warga saat hendak melakukan rapid test di Kelurahan Layang, Makassar, Sabtu (6/6/2020). (Dok Istimewa) 

TRIBUNBATAM.id, MAKASSAR - Penolakan terhadap rapid test yang dilakukan tim medis kembali terjadi.

Kali ini, penolakan warga akan kedatangan petugas medis kembali terjadi di Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu (6/5/2020).

Penolakan tersebut dilakukan warga setelah petugas medis yang datang dengan ambulans dan mengenakan baju hazmat hendak memasuki permukiman warga untuk melakukan rapid test atau tes cepat.

Dalam video itu, warga menghadang kedatangan petugas medis dengan memblokade jalan dan memasang spanduk menolak rapid test.

Selain itu, teriakan olok-olok dari warga juga bergema saat petugas medis yang turun dari mobil memasuki permukiman.

Kapolsek Tallo Kompol Amrin mengatakan bahwa peristiwa tersebut akhirnya reda setelah Bhabinkamtibmas datang dan menenangkan warga.

Penolakan tersebut terjadi karena warga mengira petugas medis dari puskesmas setempat memaksakan untuk melakukan tes.

"Bhabinkamtibmas kami ada disitu jadi dia yang amankan.

Rapid test-nya tetap jalan, tapi kan masyarakat disitu dikira mau dipaksakan. Jadi tidak ada masalah," kata Amrin kepada Kompas.com saat dihubungi.

Penolakan dan ketidakpercayaan warga pada tim medis terkait penanganan Covid-19 di Makassar dalam sepekan terakhir memang kerap terjadi.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved