Kamis, 23 April 2026

Joe Biden Resmi Maju Capres 2020, Singgung Donald Trump Pemecah Belah Amerika Serikat

Siap menghadapi Donald Trump, Joe Biden secara resmi telah mengamankan posisi untuk ikut maju sebagai calon Presiden Amerika Serikat. Singgung hal ini

NY Times
Joe Biden dan Donald Trump. 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTONDonald Trump akan kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) di pemilu 2020 ini.

Siap menghadapi Donald Trump, Joe Biden secara resmi telah mengamankan posisi untuk ikut maju sebagai calon Presiden Amerika Serikat.

Ia akan maju sebagai perwakilan dari Partai Demokrat.

Dengan demikian, eks Wakil Presiden AS di masa kepemimpinan Barack Obama itu pada November mendatang bakal menghadapi Donald Trump.

Biden menjadi calon kuat dari Demokrat sejak saingannya, Bernie Sanders, mundur dari persaingan pada April.

Namun Biden harus mengamankan sejumlah delegasi lebih dulu dari pemilihan pekan ini di tujuh negara bagian dan Distrik Columbia.

Ikut Demo George Floyd, Tim Medis Covid-19 di Amerika Serikat: Berjuang Lawan Virus Rasisme

Hasil pemilihan pada Jumat malam (5/6/2020) waktu setempat mengukuhkannya sebagai capres AS 2020 dari Demokrat.

Dalam pernyataannya hari itu Biden berkata, "Adalah suatu kehormatan untuk bersaing bersama salah satu kelompok paling bagus yang pernah dimiliki Partai Demokrat, dan saya bangga mengatakan bahwa kita akan mengikuti pemilu ini sebagai sebuah partai yang bersatu."

Terkait pengumuman ini, tidak banyak keriuhan seperti biasanya dalam pengumuman capres, karena AS masih berkutat dengan pandemi virus corona dan ditambah kerusuhan demo George Floyd.

Biden berujar, "Ini adalah masa yang sulit dalam sejarah Amerika, dan kemarahan Donald Trump, politik yang memecah belah bukanlah jawaban."

"Negara ini butuh kepemimpinan. Kepemimpinan yang menyatukan kita. Kepemimpinan yang bisa mempersatukan kita," lanjutnya dikutip dari Sky News.

Biden menghabiskan 36 tahun di Senat sebelum menjadi wakil presiden Barack Obama.

Ini adalah kesempatan ketiga Biden yang berusia 77 tahun, untuk menjadi presiden. Keberhasilannya dalam merebut nominasi Demokrat didorong oleh dukungan kuat dari pemilih kulit hitam.

Sejak meraih nominasi, Biden membangun kekuatan di kalangan kaum progresif, membentuk gugus tugas bersama kampanye Sanders, untuk menemukan solusi bersama dalam masalah-masalah utama seperti perawatan kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Sky News memberitakan, dukungan sayap kiri partainya dapat membantunya mengonsolidasikan basis Demokrat yang masih terpecah sejak primary 2016, dan akhirnya berimbas ke kekalahan Hillary Clinton dari Trump.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved