VIRUS CORONA DI BATAM
Pasien Positif Corona di Batam Tambah 6 Orang, 3 Aktif di Pasar Toss 3000, 2 Klaster HOG Eden Park
Penambahan sebanyak 6 orang pasien positif Covid-19 di Kota Batam itu, terdiri dari 5 orang perempuan dan 1 orang laki-laki.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam kembali merilis penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Batam, Provinsi Kepri.
Sebanyak 6 pasien terkonfirmasi positif virus Corona, dimana 2 pasien merupakan hasil tracing closes contact pasien klaster HOG Eden Park dan 3 lainnya merupakan tracing closes contact dengan pasien positif Covid-19 yang sering beraktivitas di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh.
Sementara 1 pasien lain diketahui tinggal di Kecamatan Batu Ampar Kota Batam.
Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam.
"Dari pengembangan kasus klaster tersebut ada penambahan sebanyak 6 orang. Terdiri dari 5 orang Perempuan dan 1 orang laki-laki," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Rabu (10/6/2020).
Berikut Riwayat Kontak 6 Tambahan Pasien Positif Covid-19 di Kota Batam:
Pasien Positif Covid-19 Nomor 160
Seorang laki-laki berinisial 'DG' usia 24 Tahun, ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 Nomor 160 Kota Batam.
Pasien merupakan teman dekat dari anak terkonfirmasi nomor 116 yang juga jemaat “klaster HOG Eden Park 49 & 82”.
Pada 3 Juni 2020 bersama dengan keluarga temannya, pasien tersebut di karantina di Rusun Tanjung Uncang dan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya disimpulkan terkonfirmasi negatif.
Selanjutnya pada 6 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.
Pasien Positif Covid-19 Nomor 161
Seorang perempuan berinisial 'S' usia 57 Tahun. Yang bersangkutan berprofesi sebagai penjual jamu gendong.
• Tidak Ada Kejelasan dan Kepastian, Korban Kaveling Bodong Datangi Polda Kepri
• Reaksi Manajemen Lion Air Batam Calon Penumpang Batal Berangkat Karena Reaktif Rapid Test
Ditetapkan sebagai Pasien Positif Covid-19 Nomor 161 Kota Batam. Pada 5 Juni 2020 pasien berobat ke UGD salah satu RS Swasta di kawasan dekat tempat tinggalnya dengan keluhan meriang sudah sejak seminggu sebelumnya.
Disertai rasa mual dan nyaman di ulu hati serta badannya terasa pegal-pegal.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan rontgen dengan kesimpulan “Susp Brronkopneumonia Kiri” dan dilanjutkan dengan RDT yang hasilnya IgG Reaktif," ucapnya.
Sesuai dengan hasil pemeriksaan diagnostic tersebut maka oleh dokter pemeriksa ditetapkan sebagai PDP. Harus menjalani rawat inap diruang isolasi rumah sakit tersebut.
Berdasarkan kondisinya demikian maka selanjutnya dilakukanlah tindakan pemeriksaan lebih lanjut dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi Positif.
Pasien Positif Covid-19 Nomor 162
Seorang perempuan berinisial 'UK' usia 47 Tahun. Seorang Penjual Sayur di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh.
Ditetapkan sebagai Pasien Positif Covid-19 Nomor 162 Kota Batam. Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 & 151 yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000 tersebut maka Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Lubuk Baja pada 4 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut dengan hasil yang bersangkutan dinyatakan “Reaktif”.
Berdasarkan kondisi demikian maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Pasien Positif Covid-19 Nomor 163
Seorang perempuan berinisial 'AbrS' usia 48 Tahun. Seorang Penjual Sayur di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh.
Ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 Nomor 163 Kota Batam. Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan 151 yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000, maka Tim penanganan Covid-19 Puskesmas lubuk Baja pada 4 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar dengan hasil yang bersangkutan dinyatakan “Reaktif”.
Berdasarkan kondisi demikian maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Pasien Positif Covid-19 Nomor 164
Seorang perempuan berinisial 'LS' usia 59 Tahun. Seorang Tukang Urut/Pijit ditetapkan sebagai Pasien Positif Covid-19 Nomor 164 Kota Batam.
Pasien merupakan tukang urut atau pijit dan pernah memijit pasien terkonfirmasi positif nomor 126 dan 134.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 & 82.
Pada 3 Juni 2020, pasien melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil Reaktif, dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya diketahui pada 9 Juni 2020 dengan terkonfirmasi Negatif.
Sejak 3 Juni 2020 tersebut yang bersangkutan sudah di karantina pada Rusun Tanjunjg Uncang. Selanjutnya pada 6 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Pasien Positif Covid-19 Nomor 165
Seorang perempuan berinisial 'K' berusia 64 Tahun. Seorang Penjual Sayur Keliling ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 Nomor 165 Kota Batam.
Adanya kegiatan pemeriksaan RDT secara random oleh Tim Penanganan Covid-19 pada 1 Juni 2020 di kawasan pertokoan yang bersangkutan diperoleh hasilnya reaktif.
Kemudian dilakukan edukasi kepadanya untuk dapat menjalankan karantina di Rusun Tanjung Uncang.
Selanjutnya dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya diketahui pada tanggal 6 Juni 2020 terkonfirmasi negatif.
Setelah itu dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Perlu diketahui yang bersangkutan merupakan pedagang sayur keliling yang sumber dagangannya dibelinya sendiri setiap hari dari pasar Toss 3000 Sei Jodoh.
"Sejauh ini kondisi ke enam pasien ini dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Saat ini sudah dalam proses persiapan perawatan karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam," katanya. (*/TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)