PRAMONO EDHIE WIBOWO MENINGGAL

Pamannya Meninggal Dunia, AHY Minta Masyarakat Buka Pintu Maaf untuk Pramono Edhie Wibowo

AHY juga mengonfirmasi meninggalnya sang paman Pramono Edhie Wibowo, Sabtu (13/6) malam. Ia meminta masyarakat membuka pintu maaf untuk pamannya

Editor: Dewi Haryati
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Pramono Edhie Wibowo tutup usia, Sabtu (13/6/2020) malam 

Putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membenarkan jika Pramono Edhie Wibowo, pamannya, akan menjadi donor sumsum tulang belakang untuk Ani Yudhoyono.

Pasalnya, Pramono Edhie Wibowo memiliki kesamaan delapan parameter darah yang dibutuhkan dokter untuk kebutuhan transplantasi sumsum tulang belakang.

"Yang pasti, delapan parameter darah yang dibutuhkan dokter ada di adik Ibu Ani Yudhoyono."

"Kami bersyukur karena tidak sampai mencari ke mana-mana, bahkan sampai ke seluruh dunia," kata AHY di Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dua cucunya saat mengantar jenazah istrinya, Ani Yudhoyono, di TMP Kalibata, Minggu (2/6/2019).
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono didampingi dua cucunya saat mengantar jenazah istrinya, Ani Yudhoyono, di TMP Kalibata, Minggu (2/6/2019).

 Sebagaimana diketahui, mendonorkan sumsum tulang belakang memang tak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Namun hingga akhir hayat Ani Yudhoyono, proses pendonoran ini belum sempat dilakukan. 

Dikutip Gridhot.ID dari Kompas TV pada Sabtu (1/6/2019), Dokter kepresidenan Mayor Jenderal TNI Terawan Agus Putranto memberikan pernyataan terkait kepergian Ani Yudhoyono.

Terawan menyebut pihaknya sudah bekerja keras untuk menyelamatkan Ani Yudhoyono.

Ia ditemani oleh dokter dari rumah sakit Singapura dan Amerika Serikat dalam merawat istri dari SBY ini.

"Tim di sini sudah berjuang dengan keras," kata Terawan.

"Apa yang dilakukan sudah maksimal. Harapannya semua bisa membuat baik. Namun Tuhan memberi rencana lain. Dan ini memberi kesedihan bagi kita semua," imbuh Dokter Terawan.

Terawan menjelaskan jika penurunan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono dikarenakan perjalanan dari penyakit yang tak terhindarkan.

"Kemarin memang kondisinya membaik. Tapi tiba-tiba beliau mengalami kemunduran dan itu bukan dari apa-apa, memang dari perjalanan penyakitnya sendiri," ujar Terawan.

SBY meneteskan air mata melihat jenazah Ani Yudhoyono tertutup tanah
Tangkap layar Kompas TV
SBY meneteskan air mata melihat jenazah Ani Yudhoyono tertutup tanah

 Tak hanya itu, Terawan juga membeberkan alasan batalnya pendonoran tulang sumsum belakang untuk Ani Yudhoyono.

Rupanya, hal tersebut tidak bisa dilakukan lantaran kondisi kesehatan Ani Yudhoyono tidak memungkinkan untuk melakukan proses pendonoran. 

"Kalau perencanaannya sesuai tentu bisa diberikan donornya. Namun berjalannya penyakit tidak mungkin diberikan donor," pungkas Terawan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pramono Edhie Meninggal, AHY Minta Masyarakat Buka Pintu Maaf untuk Sang Paman"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved