Breaking News:

Respon Erick Thohir atas Keluhan Masyarakat Tagihan Listrik Naik: Itu Tagihan Berapa Bulan Jadi Satu

Keluhan masyarakat mengenai lonjakan tagihan listrik membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut berkomentar.

Editor: Anne Maria
Kompas.com/Akhdi Martin Pramata
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Masyarakat banyak yang mengeluhkan tagihan listrik bulan ini.

Hal itu lantaran tagihan listrik membengkak dengan nilai yang cukup fantastis.

Keluhan masyarakat mengenai lonjakan tagihan listrik membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut berkomentar.

Erick mengatakan kenaikan tagihan listrik itu bukan karena PT PLN (Persero) menaikkan tarif.

Menurutnya, lonjakan tagihan listrik terjadi karena konsumsi listrik masyarakat selama pandemi Covid-19 meningkat.

Ibu 3 Anak Dihukum Karena Curi Sawit Rp 76.500, Anak Buah Prabowo Akan Lapor ke Erick Thohir

Birthday, Minister of BUMN Erick Thohir got Greetings from International Footballers

"Memang kita biasa kalau enggak ditagih lupa, pas ditagih marah, padahal kita enggak lihat breakdown-nya,” katanya.

Namun, kata Erick, PLN telah memberikan keringanan kepada masyarakat yang tagihannya membengkak.

“Tapi apa pun kemarin PLN sudah buat pengumuman bisa dicicil, memang ya namanya juga bulanan,” kata Erick.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) kembali menegaskan, membengkaknya tagihan bukan diakibatkan adanya kenaikan tarif listrik, melainkan meningkatkanya konsumsi pelanggan selama periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.

Ilustrasi meteran listrik
Ilustrasi meteran listrik (Tribun Pontianak)

Direktur Niaga dan Manajemen PLN Bob Saril menjelaskan bahwa penghitungan tagihan listrik dilakukan dengan mengkalikan volume pemakaian listrik dengan tarif listrik yang berlaku.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved