Minggu, 12 April 2026

Corona di Arab Saudi Tembus 130.000 Kasus, Ibadah Haji 2020 Terancam di Tutup

Kondisi ini membuat pemerintah Arab Saudi kemungkinan membatalkan ibadah haji tahun ini.

Editor: Eko Setiawan
AFP_sudais
MASJIDIL HARAM - Suasana Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, April 2020. Sudah dua bulan terakhir, Kakbah ditutup untuk publik menyusul pandemi global Corona yang juga mewabah di Negeri Ini. 

TRIBUNBATAM.id, RIYADH - Meningkatnya angka orang yang terkena corona di Arab saudi tentunya membuat pemerintah setempat berfikir dua kali untuk membuka Ibadah Haji 2020.

Ibadah Haji 2020 terancam di tutup oleh pemerintah arap saudi.

Kondisi ini membuat pemerintah Arab Saudi kemungkinan membatalkan ibadah haji tahun ini.

Jadi Perhatian Gugus Tugas Batam, Berikut Daftar Pasien Positif Covid-19 dari Pasar Toss 3000

Konsep Wisata Baru Kepri! Pelancong Lokal akan Dimanjakan, akan Ada Museum dan Taman Virtual

Viral Wanita Cantik Bantu Ibunya Kerja Menyapu Jalan, Netizen Banyak yang Baper

Korban Meninggal Covid-19 di Arab Saudi Capai Lebih dari 1.000. "Keputusan akan segera dibuat dan diumumkan." Kata seorang pejabat Arab Saudi mengatakan kepada AFP,

Indonesia yang merupakan negara dengan populasi Muslim besar, telah menyatakan pembatalan keberangkatan jemaah haji 2020. Malaysia, Senegal, dan Singapura juga menempuh langkah serupa.

Suasana jemaah haji Bintan saat mengikuti salah satu rangkaian ibadah haji di tanah suci
Suasana jemaah haji Bintan saat mengikuti salah satu rangkaian ibadah haji di tanah suci (Ist)

Kemudian di negara-negara seperti Perancis, para pemuka agama telah mendesak umat Islam untuk menunda rencana ibadah haji mereka sampai tahun depan.

Akan tetapi keputusan untuk membatasi jumlah jemaah atau membatalkan ibadah haji juga berisiko memicu reaksi anggota garis keras Islam yang memprioritaskan agama di atas masalah kesehatan.

Seorang pejabat anonim di Asia Selatan yang dikutip AFP mengatakan, Arab Saudi mengulur waktu.

"Di menit terakhir jika Saudi berkata 'kami siap menggelar ibadah haji', (secara logistik) banyak negara tidak dalam kondisi siap" untuk berpartisipasi, katanya.

Pejabat itu melanjutkan, di tengah penangguhan penerbangan internasional yang masih berlangsung, ada wacana ibadah haji hanya diadakan untuk penduduk lokal.

Jika ibadah haji 2020 dibatalkan, ini adalah kali pertama agenda rutin itu ditiadakan sejak kerajaan Arab Saudi berdiri.

Total kasus kini mencapai lebih dari 130.000 dan angka kematian di atas 1.000 sejak Senin (15/6/2020). Untuk mengatasinya, pemerintah menerapkan lockdown lagi di Jeddah yang merupakan pintu gerbang menuju Mekkah.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Corona di Saudi Tembus 130.000 Kasus, Ibadah Haji 2020 Terancam Dibatalkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved