Rabu, 15 April 2026

TRIBUN WIKI

Sering Terjadi Pada Wanita Hamil, Pahami Gejala Twin-to-Twin Transfusion Syndrome

Pada kasus Twin-to-Twin Transfusion Syndrome, pembuluh darah dua janin kembar berhubungan. Salah satu janin memberi darah kepada janin lainnya.

Editor: Eko Setiawan
grid.id
ilustrasi ibu hamil 

TRIBUNBATAM.id - Kehamilan merupakan momen membahagiakan bagi setiap pasangan.

Para orangtua tentu ingin kehamilan berjalan lancar dan janin dalam kandungan selalu sehat.

Sayangnya, proses mengandung selama 9 bulan kadang tidak berjalan mulus.

Ada beberapa kondisi medis yang membuat kesehatan janin terganggu, bahkan bisa berujung kematian.

Risiko tersebut bisa meningkat jika ibu mengandung bayi kembar.

Salah satu sindrom langka yang bisa dialami ibu hamil kembar adalah Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS).

Apa itu TTTS?

Pada kasus Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS), pembuluh darah dua janin kembar itu berhubungan.

Salah satu janin 'memberi' darah kepada janin lainnya.

Mengutip penjelasan laman resmi National Organization for Rare Disorders (NORD), Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS) adalah kelainan yang terkadang terjadi pada wanita hamil yang memiliki kandungan kembar identik (monozigotic).

Berdasarkan Journal BMC Pediatrics, TTTS merupakan komplikasi serius dengan persentase sebesar 10-15 persen dari kehamilan kembar atau triplet di mana janin-janin tersebut berbagi satu plasenta.

Belum diketahui pasti penyebab TTTS .

Namun, ketidaknormalan terjadi selama pembelahan sel telur setelah fertilisasi yang mengakibatkan ketidaknormalan plasenta.

Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya TTTS.

TTTS tergolong sindrom langka, terjadi ketika pembuluh darah dari bayi yang berbagi plasenta terhubung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved