BATAM TERKINI
Sering Dikeluhkan Warga, Sahat Sianturi Pertanyakan Bantuan Sembako dari Pemprov Kepri
Menurutnya dengan jumlah penduduk Batam diperkirakan 1,2 juta jiwa, jumlah kepala keluarga, 300-ribuan. Sehingga kuota Sembako itu mencukupi.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyaluran sembako dari warga kepada pemerintah menjadi perhatian DPRD Provinsi Kepri.
Anggota DPRD Kepri, Sahat Sianturi mempertanyakan, banyaknya keluhan masyarakat, yang tidak menerima bantuan sembako dari APBD Kepri.
Ia mengatakan paket yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, sekitar 284.223 dan diusulkan DPRD Kepri dengan penambahan 19.000 paket.
Sehingga, diperkirakan semua warga kurang mampu dan terdampak Covid-19, menerima sembako.
Berarti totalnya, sekitar 303.223 paket sembako yang tersedia.
Semestinya dengan alokasi yang diusulkan Pemprov Kepri dan ditambah usulan dari DPRD, tidak ada lagi warga miskin dan terdampak Covid-19 tidak mendapatkan sembako.
"Ternyata masih banyak banget yang tidak dapat paket," kata Sahat, Kamis (18/6/2020).
Menurutnya dengan jumlah penduduk Batam diperkirakan 1,2 juta jiwa, jumlah kepala keluarga, 300-ribuan. Sehingga kuota Sembako itu mencukupi.
Namun dalam kenyataannya, banyak warga terdampak Covid-19 dan kurang mampu, mengeluhkan tidak mendapat sembako.
"Ini harus perhatian pemerintah, dengan banyak yang tidak terakomodir," ujarnya.
Sahat menyampaikan perkiraan warga mampu atau ekonomi menengah keatas, sekitar 20 ribu KK.
Seperti warga yang tinggal di perumahan besar, seperti Sukajadi, Dutamas, dan lainnya. Belum termaksud PNS atau ASN di Batam.
• KABAR GEMBIRA, Sembilan Pasien Positif Covid-19 dari RSKI Covid-19 Galang Dinyatakan Sembuh
• Deretan Fakta Penemuan Mayat Balita di Karimun, Awalnya Sempat Dikira Boneka
"Kalau udah di atas itu, bisa-bisa sudah diatas 20 ribu yang tinggal dirumah besar atau kategori mampu. Belum termaksud ASN, baik lingkungan Pemko, BP, dan lainnya. Jadi sisanya hanya 280 ribu KK. Itu belum dikurangi keluarga penerima BLT dan keluarga prasejahtera," paparnya.
Menurutnya, semua warga di luar ASN dan warga mampu di Batam mendapat paket sembako.
Itu saja sudah bisa di atas 20 ribu KK. Sisa 280 KK harusnya semua warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 mendapat Sembako.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/anggota-komisi-ii-dprd-kepri-sahat-sianturi.jpg)