Jumat, 10 April 2026

Miliki Efek Samping dan Komplikasi, Malaysia Sebut Dexamethasone Jangan Disalahgunakan

Malaysia turut angkat bicara terkait Dexamethasone melalui Kementerian Kesehatan Malaysia. Pihaknya memberi peringatan akan efek samping Dexamethasone

dok_bernama
Dirjen Kemenkes Malaysia Dr Noor H Abdullah sebut Dexamethasone miliki efek Samping dan komplikasi. 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPURDexamethasone sempat diklaim oleh Inggris sebagai obat yang mampu kurangi risiko kematian akibat virus Corona atau Covid-19.

Malaysia turut angkat bicara terkait Dexamethasone melalui Kementerian Kesehatan Malaysia.

Pihaknya memberi peringatan akan efek samping Dexamethasone.

Seperti yang dilansir Free Malaysia Today, Dirjen Kesehatan Noor Hisham meminta warga untuk tidak menggunakan Dexamethasone tanpa resep dokter.

Hal ini dikarenakan Dexamethasone memliki beberapa efek samping, termasuk kelemahan otot dan keropos tulang.

Noor Hisham mengatakan obat itu sebenarnya telah digunakan di Malaysia untuk mengobati penyakit lain, termasuk kanker.

Industri di Malaysia dan Singapura Tutup, Perusahaan di Batam Buka Lowongan Kerja

"Dari hari pertama, kami telah menggunakan obat ini. Ini bukan sesuatu yang baru tetapi karena infeksi Covid-19, setiap hari ada pelajaran dan tantangan baru," ujarnya.

"Sekarang, kami memiliki bukti untuk menunjukkan bahwa obat itu manjur untuk pasien Kategori 5."

"Pasien Kategori 5 yaitu pasien yang memakai ventilator, sepertiga dari mereka menjalani pengobatan dan pulih karenanya," katanya.

Karena itu, bukti menunjukkan bahwa pasien yang sakit parah dapat menggunakan Dexamethasone.

"Namun demikian, kita harus berhati-hati dalam menggunakan obat ini karena memiliki efek samping dan komplikasinya," tambahnya.

Noor Hisham mengatakan bahwa kementerian telah menggunakan Dexamethasone dalam dosis 4mg dua atau tiga kali sehari selama maksimum lima hari dalam merawat pasien Kategori 4 dan 5 Covid-19.

Ia mengatakan uji klinis acak Dexamethasone di University of Oxford di Inggris menunjukkan obat itu membantu mengurangi peradangan.

Dexamethasone dapat mengurangi risiko kematian di antara pasien Covid-19 dengan kesulitan bernapas serius, terutama yang membutuhkan bantuan pernapasan.

Namun, data menunjukkan bahwa obat itu tidak membantu dalam pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved