VIRUS CORONA DI BATAM

Petugas Bandara Hang Nadim Jalani Rapid Test, Jumlah Penumpang Tembus 5.692 Dalam 2 Hari

Tes dilakukan selama 2 hari, serta diikuti petugas Avsec, petugas terminal bandara, customer service, dan petugas protokol di bandara.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Petugas di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepri jalani rapid test. Sebanyak 217 karyawan operasional Bandara Hang Nadim Batam dinyatakan non-reaktif Covid-19. 

Namun, untuk operasional, Suwarso mengatakan, Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal) menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 telah mengatur segala prosedur.

Suasana di terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (11/6/2020). Terdapat 15 penerbangan yang rencananya akan beraktivitas di Bandara Hang Nadim.
Suasana di terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (11/6/2020). Terdapat 15 penerbangan yang rencananya akan beraktivitas di Bandara Hang Nadim. (TribunBatam.id/Alamudin Hamapu)

“Calon penumpang wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19, bisa PCR yang berlaku 7 hari atau rapid test yang berlaku 3 hari. Tinggal dipilih saja. Setelah itu harus mengisi kartu kuning, tinggal diunduh saja secara online. Dan saat masuk di check in counter, calon penumpang juga wajib mengisi formulir pendataan kesehatan,” jelasnya mengenai langkah untuk warga Batam jika hendak terbang.

Baginya, prosedur ini bukan untuk mempersulit namun lebih kepada upaya untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Kalau dulu harus ada surat jalan, sekarang sudah tidak. Calon penumpang juga harus selektif. Jangan sampai surat keterangan sehat atau bebas Covid-19 tadi kadaluwarsa,” sambungnya.

Untuk penumpang dari luar Batam, Suwarso menuturkan, pihaknya juga tetap mengawasi sesuai anjuran Tim Gugus Covid-19 Nasional terkait protokol kesehatan.

Setibanya di Batam, para penumpang dari luar harus dapat menunjukkan kartu kuning dan dilakukan pengecekan suhu tubuh.

Dari kartu kuning itu, kata Suwarso lagi, pihaknya bersama instansi terkait akan mengetahui data kesehatan penumpang yang bersangkutan.

“Penumpang dari luar batam, cukup menunjukkan kartu kuning. Dari kartu itu kami pantau rekam kesehatannya. Ini koridor yang dilakukan untuk menjamin kesehatan seluruh calon penumpang,” ucapnya.

Reaktif Covid-19 di Kota Batam Cenderung Meningkat

Tim gugus tugas Covid-19 Batam menemukan 426 orang warga Kota Batam reaktif Covid-19.

Jumlah ini, diakui Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi cenderung mengalami peningkatan.

Ia mengatakan, tim gugus tugas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada 11.365 warga Batam.

Dari hasil pemeriksaan reaktif virus Corona itu, sebanyak 76 merupakan Orang Dalam Pengawasan (ODP), 256 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 56 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta 38 ADR.

"Berdasarkan data per 20 Juni 2020, terdapat 426 yang reaktif Covid-19. Jumlah itu kami peroleh dari hasil rapid tes," ucapnya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (21/6/2020).

Kasus Kaveling Bodong di Batam Jadi Atensi KLHK, Selain PT PMB, Satu Berkas Masih di Kejagung

Komisi III DPRD Batam Bakal Sidak ke Lokasi Longsor Tanjunguma, Undang Perusahaan dan Pihak Terkait

Didi mengajak warga yang hasil pemeriksaan reaktif tidak perlu takut apalagi panik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved