BATAM TERKINI
SUDAH 14 Hari Hujan Buatan Dilakukan di Batam, Ketinggian Air di 4 Waduk Mulai Bertambah
Hujan buatan di Batam telah dilaksanakan selama 14 hari sejak Kamis (11/6/2020) lalu. Hasilnya ketinggian air di sejumlah waduk sudah mulai naik.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah dilaksanakan selama 14 hari sejak Kamis (11/6/2020) lalu.
Selama itu, kegiatan penyemaian awan yang dilakukan hampir setiap mulai terlihat berdampak cukup signifikan dalam mencapai tujuan utamanya.
Semula, BP Batam memang menginisiasi penerapan teknologi ini guna menambah ketersediaan air baku yang tertampung di waduk-waduk, khususnya Dam Duriangkang dan Dam Mukakuning.
Sebab, potensi krisis air sudah di depan mata menjelang musim kemarau ini. Oleh karenanya, TMC menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kembali tingkat elevasi waduk.
• TIGA Tuntutan Sopir Taksi Online Batam, Minta Keringanan hingga Soal Penarikan Kendaraan
"Harapannya dari BP Batam, supaya elevasi waduk menuju normal. Kalau Dam Duriangkan itu diharapkan deltanya minimal 1 meter," terang Sutrisno, Koordinator Lapangan TMC Batam, Rabu (24/6/2020).
Hasil dari teknologi ini, sejak awal kegiatan TMC, terhitung hampir setiap hari waduk-waduk mengalami kenaikan permukaan air.
Terhitung sejak Kamis (11/6/2020) sampai Rabu (24/6/2020), elevasi dam Duriangkan mencapai 37 cm, sementara itu, dam Mukakuning naik 46 cm, dam Sei Harapan naik 83 cm, dan dam Nongsa naik 35 cm.
"Kalau ditanya efektivitas, yang jelas tiap hari ada kenaikan," jelas Sutrisno.
Alasan tak Dibuat Saat Musim Kemarau
Koordinator Lapangan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Sutrisno mengungkapkan alasan kenapa hujan buatan di Batam tak dilakukan saat kemarau tapi justru dilakukan saat musim hujan.
Menurutnya, teknologi yang digunakan untuk membuat hujan buatan ini bernama Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Fungsinya, ini berfungsi untuk mempercepat turunnya hujan dari awan yang disemai, serta meningkatkan curah hujannya.
Oleh karena itu, tim TMC tidak dapat serta merta memunculkan hujan tanpa adanya bantuan awan.
Keberadaan awan dengan potensi hujan adalah salah satu faktor terpenting keberhasilan TMC.
Awan-awan tersebut selanjutnya akan disemai dengan menggunakan bahan semai berupa flare yang ditembakkan dari pesawat Piper Cheyenne.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1706waduk-di-batam.jpg)