TRIBUN WIKI
Sejarah Penemuan Pisau, Ternyata Telah Ada Sebelum Homo Sapiens
Pisau dikenal manusia sejak jutaan tahun lalu. Usia benda ini lebih tua dari spesies kita sendiri, yaitu Homo sapiens.
Alat ini tidak hanya untuk memotong makanan seperti tumbuhan atau daging, tapi juga dipasang di ujung anak panah dan tombak.
Sepertinya, alat primitif ini digunakan para hominid untuk berburu, menangkap ikan, hingga melawan binatang buas.
Kemunculan Homo sapiens
Spesies kita, Homo sapiens, membuat benda tajam ini makin berkembang.
Jika semula hanya asal tajam, kini pisau menjadi lebih halus.
Meski masih menggunakan bahan yang sama, yaitu batu, tapi bentuknya mulai diperhalus dan dipertajam.
Dengan pisau batu yang cukup halus ini, manusia mulai bisa mengiris benda yang cukup keras, bahkan tulang sekalipun.
Dalam berbagai budaya, pisau batu halus ini memiliki tempat yang tinggi.
Pada tradisi Mesir Kuno, misalnya.
Orang Mesir Kuno menggambarkan pisau batu ini sebagai benda magis yang dikaitkan dengan Bes dan Tauret, penjaga dunia bawah.
Berbagai lukisan hieroglif juga menggambarkan kalajengking dan ular dipotong dengan pisau untuk membunuh hewan-hewan itu.
Beberapa zaman kemudian, pisau batu juga tetap disimpan dan digunakan terutama dalam proses mumifikasi.
Bangsa Maya juga menggunakan pisau batu sebagai bagian dari ritual pengorbanan manusia.
Para arkeolog bahkan menemukan jejak sel darah, jaringan otot, sel kulit dan rambut pada bilah batu tajam tersebut.
Zaman Perunggu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pisau-dapur_20170510_064554.jpg)